Mayat di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan Ternyata Gantung Diri, Dikenal Sebagai 'Pak Ogah'
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan– Tahun 2025, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan Dana Desa yang cukup besar untuk 177 desa di Kabupaten Asahan dengan total mencapai Rp173.849.005.000.
Jumlah tersebut bervariasi di tiap desa. Desa Simpang Empat menerima kucuran dana terbesar, yakni Rp1.680.699.000, sementara Desa Sei Piring memperoleh dana terendah sebesar Rp642.302.000.
Namun, alokasi dana besar ini justru menimbulkan kekhawatiran sejumlah kepala desa (kades) dalam pengelolaannya. Pasalnya, sejak awal September 2025, mereka mengaku dipaksa membeli sejumlah barang dengan harga fantastis.
Baca Juga:
"Hancur kali, bang. Dipaksa beli Visi Misi Desa Rp6 juta, Video Profil Desa Rp8 juta, dan sekarang masuk lagi Videotron Rp50 jutaan. Gimana kami bisa mengelola Dana Desa dengan benar kalau seperti ini? Apa enggak satu kaki kami di penjara," ungkap seorang kades yang meminta namanya dirahasiakan.
Ia menambahkan, sebelumnya para kades juga diwajibkan membeli foto Presiden dan Wakil Presiden, foto Bupati dan Wakil Bupati, bahkan hingga pembersih lantai. Menurutnya, perintah tersebut datang dari ketua asosiasi perangkat desa yang menaungi mereka. "Katanya titipan. Titipan siapa, tanyakan saja sama ketua kami," ujarnya.
Baca Juga:
Pernyataan serupa disampaikan seorang kades lain yang merupakan anggota APDESI Asahan. Ia mengaku sulit menolak permintaan tersebut karena adanya tekanan. "Gimana mau menolak, bos? Ketua yang nyuruh. Dia juga dapat fee, semua diterimanya. Kalau bermasalah hukum, kami yang disuruh tanggung jawab. Nama saya jangan ditulis, nanti susah," katanya melalui sambungan telepon.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah desa di Kecamatan Setia Janji, seperti Desa Urung Pane, Desa Sei Silau Barat, dan Desa Silau Maraja, sudah menerima dan memasang Videotron tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Jumat (12/9/2025) pukul 15.45 WIB, Ketua APDESI Asahan, Haidir Butar Butar, dan Ketua PAPDESI Asahan, Hermansyah Manurung, S.H., belum memberikan tanggapan meski sudah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.(GON)
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 4 menit lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 47 menit lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 15 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 15 jam lalu
2 Pelaku Begal Pelajar SMA 5 Binjai Beraksi Secara Mobile di Jalanan.
Kriminal 15 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Dua pelaku Begal pelajar SMA 5 Binjai beraksi secara Mobile dengan cara berhentikan langsung korbandi jalanan sam
Peristiwa 16 jam lalu