Selasa, 29 September 2026

Gula, Cermin Bangsa: Dari Kejayaan Tebu ke Runtuhnya Industri Manis Nusantara

Administrator - Jumat, 19 September 2025 01:31 WIB
Gula, Cermin Bangsa: Dari Kejayaan Tebu ke Runtuhnya Industri Manis Nusantara
IST
Dok lahan tebu

1870: UU Agraria dan UU Gula mengawali liberalisasi perkebunan.

1930: Produksi mencapai puncak, ekspor 1,5–2 juta ton/tahun.

Baca Juga:

1929–1935: Depresi global mengguncang pasar.

1957: Nasionalisasi pabrik gula, keahlian asing hilang.

Baca Juga:

1966: Indonesia berhenti menjadi eksportir.

1975: Program Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) gagal memulihkan kejayaan.

tebu.jpg">

Jatuhnya Industri Manis

Pulau Jawa menjadi episentrum industri gula karena lahan subur, irigasi luas, dan tenaga kerja melimpah. Rel kereta api bahkan dibangun khusus untuk mengangkut tebu.

Namun, depresi global menghantam pasar, perang menghancurkan infrastruktur, dan nasionalisasi tanpa transfer teknologi membuat industri ini kehilangan daya saing.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Wakili Kapolsek, Panit Lantas dan Bhabinkamtibmas Tanah Jawa Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Daaruttauhid Ahlillah
Kapolri: Jawara Sejati Bukan Mencari Lawan...
Video Nakes Puskesmas Tanah Jawa Joget Viral di Media Sosial
Pemkab Deli Serdang Terima Mobil Penunjang dari Program TJSL BRI
Lima Putra-Putri Terbaik Deli Serdang Siap Berlaga di MTQ Nasional XXXI
Pemko Pematangsiantar Bahas Rancangan Akhir Rencana Penanggulangan Bencana
komentar
beritaTerbaru