Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tanjungbalai – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi masyarakat dan menekan penyebaran paham Intoleran, Radikal, dan Terorisme (IRET), Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara Densus 88 Anti Teror Polri bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjung Balai menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Paham Intoleran, Radikal, dan Terorisme, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Tanjung Balai tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Tanjung Balai, Dr. H. Ahmad Sofian, MA, beserta jajaran pejabat Kemenag dan 50 tokoh agama serta penyuluh agama Islam se-Kota Tanjung Balai, termasuk seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari tiap kecamatan.
Dalam kegiatan ini, Ipda Kunto Adi Wibowo S.H M.H selaku Katim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri yang bertindak sebagai narasumber memperkenalkan konsep Vaksinasi IRET, singkatan dari Intoleran, Radikal, Ekstremisme, dan Terorisme.
Baca Juga:
Program ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat daya tahan masyarakat terhadap ideologi kekerasan yang dapat mengancam persatuan dan keamanan bangsa.
"Vaksinasi IRET bukan berupa suntikan fisik, tetapi suntikan pemahaman. Kami ingin masyarakat memiliki benteng dalam pikiran dan hati agar tidak mudah terpapar paham intoleran dan terorisme," jelas Katim Kunto Cegah dalam paparannya.
Baca Juga:
Ia juga menekankan bahwa salah satu cara efektif dalam mencegah penyebaran paham radikal adalah dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat nilai toleransi, serta menghargai perbedaan antarumat beragama dan sesama anak bangsa.
Acara berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Para Kepala KUA dan penyuluh agama aktif berdiskusi mengenai berbagai permasalahan di lapangan, termasuk munculnya kegiatan keagamaan yang diasuh oleh seorang mantan narapidana terorisme (Napiter) di wilayah Teluk Nibung.
Menanggapi hal itu, Katim Kunto menjelaskan bahwa mantan Napiter berinisial I.E.S. tersebut telah menjalani proses hukum dan program deradikalisasi serta menyatakan ikrar setia kembali kepada NKRI.
"Statusnya saat ini sudah Hijau, artinya telah kembali ke masyarakat. Namun, pendampingan tetap perlu dilakukan bersama antara Densus 88 dan Kemenag untuk memastikan proses reintegrasi sosial berjalan baik," terangnya.
Lebih lanjut, tim Densus 88 juga menjelaskan lima fungsi utama yang terdapat dalam struktur organisasi Densus 88 AT Polri, yakni Direktorat Intelijen, Direktorat Investigasi, Direktorat Penindakan, Direktorat Idensos (Identifikasi dan Sosialisasi) dan Direktorat Pencegahan.
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 2 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 2 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 2 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 2 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 3 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 4 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 5 jam lalu