Kepala Desa Klambir 5 Kampung, Mishan menyampaikan keluhannya menyoal permasalahan banjir yang selalu melanda permukiman masyarakat.
Kalau dulu, kata Mishan banjir hanya datang pada Bulan November, namun sekarang tiap hujan air masuk ke rumah warga.
Baca Juga:
Karena banjir yang berasal dari Sungai Belawan, air sampai merusak jalan protocol di daerah tersebut.
"Jalan protokol berdampingan dengan aliran Sungai Belawan, Kalau dulu hanya pada bulan 11 saja banjir melanda, sekarang malah setiap bulan, apalagi kalau hujannya deras," kata dia.
Baca Juga:
Mishan mengaku, dinding penahan tanah di lereng atau tepi sungai atau yang dikenal Bronjong dicurigai jadi factor masalahnya.
Kemudian, warga lain bernama Hasan menyampaikan keluhan masalah perbaikan jalan yang masih belum tuntas dilakukan oleh pemerintah.
"Jalan Tandem Hilir sampai dengan perbatasan Marelan Kota Medan rusak parah, bahkan kerap menimbulkan kecelakaan dan memakan korban jiwa. Banyak juga kendaraan bermuatan berat yang melebihi kapasitas melintas. Kami mohon kepada Pak Ijeck untuk membantu menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.
Kemudian, warga lain juga menyampaikan masalah drainase serta sampah yang masih menjadi permasalahan warga di Kecamatan Sunggal tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ijeck akan memerintahkan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera untuk melakukan pengecekan terhadap sungai yang dianggap menjadi pemicu masalah banjir di permukiman masyarakat.
"Urusan sungai segera ditindaklanjuti oleh BBWS, saya sudah datangkan juga Kasatkernya di sini, kapan waktunya akan dilaksanakan, saya minta disegerakan," kata Ijeck.
Tags
beritaTerkait
komentar