Sat Narkoba Polres Binjai Garuk 3 Pelaku Narkoba Binjai dan Deliserdang
Sat Narkoba Binjai Sikat 3 Pelaku Narkoba Salah Satunya Dari Binjai Barat
Sumut 11 menit lalu
"Pemerintah pusat harus membantu menjaga wibawa daerah. Jangan biarkan opini liar memudarkan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah," tandasnya.
Jonson juga menambahkan bahwa setiap pejabat publik "memikul tanggung jawab moral untuk menjaga kejernihan di tengah keruhnya tafsir," tegasnya.
Baca Juga:
Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara tercatat memiliki dana sebesar Rp3,1 triliun yang mengendap di perbankan. Angka tersebut merupakan bagian dari total Rp234 triliun milik pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia yang belum terserap akibat lambatnya realisasi belanja daerah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa keterlambatan eksekusi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat dana daerah menganggur sehingga tidak memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat.Baca Juga:
"Ini bukan soal uangnya tidak ada, tapi soal kecepatan eksekusi. Rendahnya serapan berakibat menambah simpanan uang Pemda yang menganggur hingga mencapai Rp234 triliun," ujar Purbaya dalam rapat pengendalian inflasi di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (20/10).
Purbaya meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja produktif dan tidak menahan anggaran hingga akhir tahun. Menurutnya, lambatnya belanja berpotensi menghambat pembangunan dan memperlambat perputaran ekonomi di daerah.
Hingga September 2025, realisasi belanja APBD secara nasional baru mencapai Rp712,8 triliun atau 51,3 persen dari total pagu Rp1.389 triliun. Angka ini turun 13,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Belanja modal menjadi yang paling rendah, hanya mencapai Rp58,2 triliun atau turun lebih dari 31 persen.
"Uang daerah jangan dibiarkan mengendap di kas atau deposito. Percepat realisasi belanja, terutama yang produktif," tegasnya.
Lebih lanjut, Purbaya juga meminta agar sisa anggaran (Silpa) disimpan di Bank Pembangunan Daerah (BPD), bukan di bank pemerintah pusat, guna mendukung likuiditas dan perputaran ekonomi di tingkat daerah.
Dalam laporannya, Purbaya turut membeberkan daftar 15 pemerintah daerah dengan simpanan tertinggi, di antaranya DKI Jakarta (Rp14,6 triliun), Jawa Timur (Rp6,8 triliun), Kota Banjarbaru (Rp5,1 triliun), Kalimantan Utara (Rp4,7 triliun), Jawa Barat (Rp4,1 triliun), Bojonegoro (Rp3,6 triliun), Kutai Barat (Rp3,2 triliun), dan Sumatera Utara (Rp3,1 triliun).
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah pusat tengah menyiapkan skema baru agar transfer dana ke daerah dilakukan lebih awal di tahun anggaran berikutnya. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penumpukan dana di akhir tahun dan mempercepat penyerapan anggaran. (erni)
Sat Narkoba Binjai Sikat 3 Pelaku Narkoba Salah Satunya Dari Binjai Barat
Sumut 11 menit lalu
Brigjen TNI Polsan Situmorang, Putra Samosir yang berkarier cemerlang di TNI Angkatan Darat.
Profil 12 menit lalu
Komisi VI DPR RI Tinjau Huntara Aceh Tamiang dan Jalan Tol Binjai&ndashLangsa, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana.
Inter-Nasional 20 menit lalu
Pengedar Sabu di Rantauprapat Ditangkap Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.
Peristiwa 27 menit lalu
Polres Tapanuli Utara bersama Kejaksaan dan tim dari Polda Sumut memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah perkara.
Berita 42 menit lalu
Viral Rumah ASN di Tanjungbalai Digeruduk Warga karena Kasus Pelecehan ke Anak.
Peristiwa 44 menit lalu
Ditresnarkoba Polda Sumut menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabusabu, yang dikirim lewat laut menggunakan perahu kayu.
Peristiwa 57 menit lalu
Tabrak Tiang Underpass, Remaja Pedagang Ikan di Medan Tewas
Peristiwa satu jam lalu
Kejaksaan Negeri Simalungun ikut menghadiri acara kegiatan penyambutan Kunjungan Kerja Wakil Menteri Kesehatan RI.
Sumut satu jam lalu
Tega mencabuli anak dibawah umur, seorang sopir angkot di Kecamatan Berampu, Dairi ditangkap polisi.
Peristiwa satu jam lalu