Minggu, 29 Maret 2026

Sebulan Ditetapkan sebagai Tersangka, Anggota DPRD Asahan Pajar Prianto Bobok di Rumah

Faliruddin Lubis - Kamis, 15 Mei 2025 10:54 WIB
Sebulan Ditetapkan sebagai Tersangka, Anggota DPRD Asahan Pajar Prianto Bobok di Rumah
Anggota DPRD Asahan Fraksi Partai Golkar, Pajar Prianto saat dipaparkan Kapolres Asahan terkait judi sabung ayam. (Kilat)

POSMETRO MEDAN, Asahan-Sudah hampir satu bulan sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Asahan, Anggota DPRD Kabupaten Asahan dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan II (Air Joman, Silau Laut, dan Tanjung Balai), Pajar Prianto, belum juga ditahan alias masih bisa bobok di rumah.





Ia diduga terlibat dalam kasus perjudian sabung ayam.





Kondisi ini menimbulkan sorotan tajam dari masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan keadilan hukum yang seolah tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Baca Juga:




Salah satunya disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Mahasiswa dan Kaum Aktivis (LIMKA), Buyung, saat ditemui wartawan di Kisaran, Kamis (15/5/2025).





“Ini menjadi bukti bahwa hukum di Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan, bisa diduga tidak berlaku sama rata. Rakyat kecil mudah ditindak, tapi pejabat seolah kebal hukum,” ujar Buyung.

Baca Juga:




Diketahui, Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi sebelumnya telah menyatakan penetapan tersangka terhadap Pajar Prianto dalam konferensi pers pada 22 April 2025.





Ia menyampaikan bahwa Personel Jatanras Satreskrim Polres Asahan telah mengamankan delapan orang dalam kasus perjudian sabung ayam di Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, pada Minggu (20/4/2025).





Dari delapan orang tersebut, tiga ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Pajar Prianto.





Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Asahan, Naharuddin Rambe, saat menerima aksi unjuk rasa masyarakat pada Rabu (14/5/2025), mengonfirmasi bahwa Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah diterima oleh Kejaksaan.





Berkas perkara (P-21) dari Polres Asahan juga telah masuk pada 8 Mei 2025, namun dikembalikan karena dinilai belum lengkap.





“Kami mohon dukungan dari masyarakat untuk terus mengawal kasus ini. Setelah berkas dinyatakan lengkap, kasus akan kami lanjutkan ke pengadilan. Kami juga sudah menunjuk jaksa penuntut umum yang akan menangani perkara ini,” tegas Naharuddin.(BisaNews)


Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah
Toko Serba Ada Bertenaga Robot Muncul di China, Pegawai Indomaret-Alfamart Bisa Punah
Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urine dan Razia Kamar WBP
Melalui Medan Untuk Semua, Walikota Buka Peluang Emas Investor India Masuk
komentar
beritaTerbaru