Rabu, 01 April 2026

Penanganan Humanis di Dairi: 10 Personel Terluka, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Salamuddin Tandang - Sabtu, 15 November 2025 20:04 WIB
Penanganan Humanis di Dairi: 10 Personel Terluka, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Ist
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal Polres Dairi telah mengedepankan langkah persuasif agar situasi tetap kondusif. Meski demikian, 10 personel mengalami luka.

POSMETRO MEDAN,Dairi - Situasi sempat memanas di Mapolres Dairi setelah sekelompok massa melakukan aksi pelemparan batu, botol, dan cabai giling ke arah petugas pada Rabu siang (12/11/2025).

Aksi tersebut terjadi saat massa yang sebagian besar merupakan perempuan tiba menaiki mobil pick-up dan meminta agar pelaku kasus perusakan PT Gruti berinisial PS dibebaskan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal Polres Dairi telah mengedepankan langkah persuasif agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga:

"Petugas kami sudah memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis. Penyampaian pendapat di muka umum pada prinsipnya dilindungi undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, humanis, dan sesuai aturan hukum," ujar Kabid Humas.

Saat itu, katanya Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, berdiri di garis depan sejak pukul sepuluh. bersama para perwira, anggota Dalmas, personel TNI, Satpol PP, hingga BKO dari Polres Pakpak Bharat.

Baca Juga:

Meski demikian, situasi berubah ketika dari arah mobil pick-up mulai dilemparkan batu dan botol kaca ke arah petugas. Untuk mengantisipasi eskalasi, personel Polres Dairi yang dibantu TNI dan Satpol PP sudah bersiaga menggunakan tameng dan perlengkapan pengamanan.

"Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut. Namun karena tidak diindahkan, beberapa pelaku pelemparan kemudian diamankan agar situasi tidak semakin memburuk," jelas Ferry Walintukan.

Tak berhenti di situ, sebagian massa menyiram air cabe ke wajah aparat. Di tengah kepulan emosi itu, polisi bertahan menjaga barisan, menjaga Mako rumah mereka sendiri.

Akibat aksi pelemparan itu, sejumlah personel mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan Polres Dairi, terdapat sedikitnya 10 personel yang terluka, dua di antaranya mengalami luka pada bagian kepala dan telinga sehingga harus mendapat perawatan di RSUD Sidikalang.

"Kapolres Dairi bersama para pejabat utama Polres langsung menjenguk personel yang dirawat untuk memastikan kondisi mereka dan memberikan dukungan moril. Kita berharap seluruh personel segera pulih," ungkap Kabid Humas.

Sementara itu, massa yang diamankan saat kejadian sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti yang berhasil disita.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Sumut kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

"Polda Sumut berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan damai. Kami mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang bijak serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.(lam)

Tags
beritaTerkait
Brimob Sumut Cetak Generasi Tangguh, 109 Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Ikuti Tes Kesemaptaan Jasmani
BEM Sumatera Utara Miliki Tanggungjawab Moral Dukung Penegakan Hukum dan Kawal Pemberantasan Korupsi
Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Amankan Pelaku Pencurian dengan Pemberatan
Polresta Deli Serdang Tes Urine kepada Awak Maskapai Penerbangan Indonesia
Operasi Ketupat Toba 2026 Tekan Gangguan Kamtibmas 24,27 Persen
Penangguhan Dikabulkan, Amsal Sitepu Disambut Haru Keluarga
komentar
beritaTerbaru