Kajari: Pemusnahan Barang Bukti di Belawan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan– Polemik mencuat dari kegiatan pendamping desa "Koperasi Merah Putih" yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sumatera Utara. Sejumlah peserta mengaku belum menerima uang saku dan biaya transport yang dijanjikan, meski kegiatan telah berlangsung hampir sebulan lalu.
Pelatihan tersebut digelar di 5 Hotel di Medan pada 22–26 Oktober 2025 dan diikuti peserta dari berbagai daerah. Namun hingga kini, hak peserta belum juga disalurkan.
Seorang peserta wanita yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya kepada wartawan Posmetro Medan.
Baca Juga:
"Uang transport dan saku kami belum cair juga bang, padahal sudah mau sebulan. Bukannya besar kali, tapi lumayan untuk kebutuhan kami. Kalau memang nggak ada, bilang saja nggak ada, jadi kami nggak berharap begini," ujarnya dengan nada kesal.
Ia mengatakan, keterlambatan ini membuat peserta merasa tidak dihargai, apalagi mereka sudah meluangkan waktu dan meninggalkan pekerjaan demi mengikuti program pemerintah tersebut.
Baca Juga:
Manajemen Anggaran Dipertanyakan
Kegiatan yang digelar pemerintah daerah seharusnya memiliki anggaran yang jelas dan matang. Terlebih, program ini berlangsung di hotel berbintang dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan lanjutan yang juga diadakan di beberapa daerah lain.
Masyarakat pun mulai mempertanyakan cara pengelolaan anggaran Dinas Koperasi UKM Sumut. Bagaimana mungkin kegiatan baru terus dilaksanakan, sementara tanggung jawab dari kegiatan sebelumnya belum tuntas?
"Ini aneh, satu kegiatan belum selesai administrasinya, sudah muncul kegiatan baru. Bagaimana pertanggungjawaban anggarannya?" sebut seorang pemerhati kebijakan publik ketika dimintai tanggapan.
Dinas Koperasi Bungkam, Pesan Wartawan Tak Dijawab
Upaya klarifikasi dari awak media Posmetro Medan juga tidak membuahkan hasil.
Hingga berita ini disusun, tidak satu pun pejabat Dinas Koperasi UKM Sumut merespons pesan konfirmasi yang dikirim wartawan terkait alasan keterlambatan pencairan uang saku peserta.
Sikap bungkam ini justru memicu dugaan bahwa ada kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Publik menilai dinas semestinya transparan dalam memberikan penjelasan, bukan menghindar dari pertanyaan media.
Publik Minta Evaluasi dan Transparansi
Kasus ini menambah daftar panjang keluhan terhadap penyelenggaraan kegiatan pemerintah yang dinilai kurang profesional. Banyak pihak mendorong agar Gubernur Sumut maupun Inspektorat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program Dinas Koperasi UKM, termasuk sumber anggaran, proses administrasi, dan pertanggungjawabannya.
"Program pemberdayaan masyarakat itu bagus, tapi jangan sampai mencederai kepercayaan publik. Kalau hak peserta saja tak bisa dipastikan, bagaimana mau bicara soal penguatan koperasi?" kata seorang tokoh masyarakat di Medan.
Hingga kini, peserta masih menunggu kepastian kapan uang saku dan transport mereka akan dicairkan. Sementara itu, kegiatan lanjutan dinas disebut terus berjalan di daerah lain, meski masalah sebelumnya belum terselesaikan.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik, yang meminta adanya keterbukaan serta penjelasan resmi dari Dinas Koperasi UKM Sumut agar tidak terjadi kegaduhan dan kecurigaan yang perpanjangan.( Rez)
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 2 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan masih menyelidiki seorang pria bermarga Situmorang, warga Tarutung, yang diduga menerima setoran togel.
Peristiwa 3 jam lalu
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham.
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat aktivitas seorang bandar narkotika jenis sabu inisial AW alias Jaya dig
Kriminal 4 jam lalu
Rosiana Magdalena Silalahi, Boru Batak yang Sukses di Dunia Jurnalistik dan Televisi Indonesia.
Profil 5 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Hadiri Kemeriahan Perlombaan ASN
Sumut 6 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI , TK Islam Sahara Gelar Lomba Edukatif.
Medan 6 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Hadiri Konferensi PWI Pematangsiantar
Sumut 7 jam lalu
Pelatihan Konselor Adiksi Treatnet Volume A Resmi Ditutup, 17 Lembaga Turut Daftarkan Stafnya sebagai Anggota IKAI Sumut.
Medan 7 jam lalu
HUT ke81 RI, Ketua Satgas IPK Sumut Sartoto Rianto Barus, Ajak Anak Sumut Jaga Persatuan
Medan 7 jam lalu