Polres Tapteng Tangkap Pengedar Ganja di Sibolga Utara, 100 Gram Barang Bukti Disita
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengaj Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah menangkap seorang pria terduga
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN- Janji Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk merekomendasikan penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL) kembali digugat. Para aktivis penyelamatan hutan menilai ucapan tersebut hanya tinggal janji tanpa aksi, sementara kerusakan lingkungan dan penderitaan warga terus berlangsung tanpa kepastian penyelesaian.
Dalam konferensi pers di Jalan Mongonsidi, Medan, Lamsiang Sitompul, Rokky Pasaribu, walden sitanggang dan sejumlah aktivis lain mengecam lambannya respons Pemerintah Provinsi. Mereka menegaskan bahwa TPL sudah terlalu lama merusak ekosistem hutan dan memiskinkan masyarakat sekitar dengan dalih investasi industri.
"Kerusakan yang terjadi bukan lagi skala kecil. Ini sudah menyentuh titik kritis. Hutan rusak, sumber air hilang, ladang-ladang mati. Sampai kapan pemerintah membiarkan rakyat menderita?" tegas aktivis Pastour walden Sitanggang.
Baca Juga:
Pastour Walden membeberkan, konflik sosial akibat aktivitas TPL telah menyebabkan warga kehilangan mata pencarian, terjerat kasus hukum, bahkan ada yang meninggal dunia. Ia menilai pemerintah terlalu lambat, bahkan terkesan menghindari kenyataan di lapangan.
"Janji Pak Bobby melalui Sekda untuk menemui warga terdampak sudah berlalu 10 hari. Nol tindakan. Sementara setiap hari ada keluarga yang hidup di tengah ancaman dan ketidakpastian. Ini bukan perkara sepele," katanya, dengan nada keras.
Baca Juga:
Ia juga menepis tudingan bahwa perjuangan aktivis terkait isu TPL bermuatan politik. Menurutnya, politik yang sebenarnya justru terlihat dari sikap pemerintah yang enggan mengambil keputusan tegas meskipun sudah mengetahui dampak buruk yang dirasakan rakyat.
"Kami bukan pemain politik. Yang berpolitik itu adalah mereka yang tahu rakyat sengsara tapi memilih diam," ujarnya.
Aktivis menilai Gubernur Sumut memiliki kewenangan moral dan politik untuk mengambil langkah nyata. Menurut mereka, jika TPL memang tidak membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan seperti yang pernah disampaikan Bobby, maka rekomendasi penutupan seharusnya segera dikeluarkan—bukan hanya dijanjikan.
"Pemerintah jangan berlindung di balik alasan prosedur. Kalau rakyat sudah berteriak bertahun-tahun dan buktinya ada di depan mata, masa masih menunggu?" ujar Lamsiang Sitompul menambahkan.
Para aktivis menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti, bahkan jika mereka dituding, ditekan, atau dicap sebagai pengganggu investasi. Mereka menyatakan bahwa keselamatan hutan dan hak hidup warga jauh lebih penting daripada kenyamanan perusahaan.
"TPL sudah terlalu jauh. Kalau pemerintah tidak bertindak, rakyat akan terus bergerak," tegas Pastour menutup konferensi pers.(Reza)
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengaj Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah menangkap seorang pria terduga
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengah Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah mengamankan seorang pria yang diduga sebag
Kriminal 7 jam lalu
Posmeto Medan , Binjai Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang menj
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Maha
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen tinggi dalam pembenahan keterbukaan in
Medan 9 jam lalu
Berastagi menjadi tempat favorit untuk mengadakan pertemuan, bukanlah tanpa alasan. Mungkin karena udara yang lebih dingin membuat orang leb
Editorial 9 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik peredaran narkotika kembali membayangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai , Polres Binjai Polda Sumatera Utara menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika s
Kriminal 11 jam lalu
Lansia Tewas Tertabrak KA di Batu Bara, Jalur Rel Sempat Diblokade Warga
Peristiwa 11 jam lalu
Respon Cepat Call Center 110, Personil Polsek Sidamanik Tangani Dugaan Penipuan Online.
Peristiwa 11 jam lalu