BKM Masjid Ar-Rahmah Binjai Timur Tolak Kegiatan Halloween Satuan.co, Minta Tak Terulang
Posmetro.Medan, BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang digelar Satuan.co, salah satu kafe di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Ke
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Tokoh Sumatera Utara, H.M Nezar Djoeli ST, mendesak Menteri Kehutanan Republik Indonesia untuk segera turun langsung ke lokasi banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara, khususnya yang melanda 4 Kabupaten yakni Tapanuli Tengah (Tapteng) , Kota Sibolga, Tapsel, dan Mandailing Natal.
Nezar menyebut bencana yang terjadi bukan hanya persoalan cuaca ekstrem, tetapi juga akibat maraknya aktivitas perambahan hutan yang sudah berlangsung cukup lama dan semakin tidak terkendali.
"Kerusakan kawasan hutan di wilayah Tapteng dan Sibolga, Madina dan Tapsel sudah sangat mengkhawatirkan. Pemerintah pusat tidak boleh diam. Menteri Kehutanan harus turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memastikan langkah penegakan hukum dilakukan terhadap para perambah," tegasnya.
Baca Juga:
Ia menambahkan, banjir bandang yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga merupakan alarm keras yang tidak bisa lagi diabaikan. Menurutnya, tanpa penanganan cepat, wilayah pesisir barat Sumut akan terus berada dalam ancaman bencana serupa ke depan.
"Ini bukan kejadian pertama. Setiap tahun masyarakat selalu dihantui banjir dan longsor. Pemerintah harus hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya pernyataan," ujar Nezar.
Baca Juga:
Dirinya juga mendorong Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, dan instansi terkait untuk bergerak bersama melakukan audit lingkungan dan penindakan terhadap para pelaku illegal logging maupun pembukaan lahan tanpa izin.
"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Jangan tunggu lebih banyak korban jatuh baru pemerintah bertindak," tutupnya.
Nezar berharap agar pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota yang terdampak banjir bandang bergerak cepat tanpa harus menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
"Wilayah terdampak tidak boleh menunggu perintah pusat atau provinsi lagi. Evaluasi warga yang terjebak bencana harus dilakukan secepat mungkin. Setiap detik sangat berharga, dan keterlambatan justru bisa menambah jumlah korban," tegasnya.
Nezar menekankan bahwa koordinasi lintas instansi harus dipercepat, mulai dari BPBD, TNI–Polri, hingga relawan agar proses evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan darurat berjalan optimal.
Posmetro.Medan, BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang digelar Satuan.co, salah satu kafe di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Ke
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Pasca diberitakan adanya penimbunan minyak bersubsidi jenis solar dari SPBU 142071112 kepada pembeli dengan menggu
Peristiwa 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Pasca diberitakan adanya penimbunan minyak bersubsidi jenis solar dari SPBU 142071112 kepada pembeli dengan menggu
Peristiwa 10 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Persoalan banjir yang kerap merendam permukiman warga setiap kali hujan menjadi perhatian serius Wali Kota Medan, Ri
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota Medan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur melalui keg
Medan 12 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan
Kriminal 12 jam lalu
Pengedar Sabu di Km 4 Pantoan Maju Digerebek Polsek Gunung Malela.
Peristiwa kemarin
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan Safar
Medan kemarin
POSMETRO MEDAN, Medan Medan, Farianda Putra Sinik calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pe
Viral kemarin
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Polda Sumatera Utara dan Polresta Deli Serdang berkolaborasi menjag
Sumut kemarin