Selasa, 30 Juni 2026

Banjir Membuka Borok, Hutan Menuding: Moratorium DPRD Sumut Tantang Jaringan Gelap di Balik Kayu Liar

Evi Tanjung - Minggu, 30 November 2025 19:55 WIB
Banjir Membuka Borok, Hutan Menuding: Moratorium DPRD Sumut Tantang Jaringan Gelap di Balik Kayu Liar
ist
Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti

POSMETRO MEDAN, Medan - Banjir bandang yang menggulung wilayah Sumatera Utara baru-baru ini bukan sekadar cerita duka musiman. Sungai tak hanya membawa air; ia menyeret gelondongan raksasa, batang-batang hutan yang tercerabut dari akar moral pengelolanya.

Ribuan meter kubik kayu liar itu menumpuk di kampung-kampung, seperti bukti telanjang dari sebuah kejahatan yang selama ini dibungkus rapi dengan izin, tanda tangan, dan diamnya para pengawas.

Kementerian Kehutanan buru-buru merilis pernyataan defensif,

Baca Juga:

"Itu berasal dari pohon lapuk dan kemungkinan dari luar kawasan hutan."

Jawaban yang terasa seperti membuang badan, lebih mirip tameng ketimbang klarifikasi.

Baca Juga:

Namun lapangan berbicara lebih keras daripada siaran pers.

Warga melihat batang-batang utuh, segar, dan gelondongan berskala industri.

Tak satu pun terlihat lapuk. Dan ketika kayu-kayu itu menumpuk di depan mata, sulit untuk tidak bertanya, siapa yang selama ini membiarkan?

DPRD Sumut Turun Suara "Alam Sedang Mengoreksi Kita,"ungkapnya melalui pesan melalui WhatsApp singkat.

Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti, akhirnya angkat bicara dengan nada yang jarang muncul dari pejabat daerah.

Tags
beritaTerkait
Nilai Tukar Rupiah Selasa, 30 Juni 2026 Pagi Melemah Menjadi Rp17.883 per Dolar AS
Ismael Saibari dan Yassine Bounou Jadi Malapetaka De Oranje
Lagi, Tim Unggulan Belanda Masuk Kotak, Dihajar Maroko Lewat Adu Penalti
Polres Dairi Ringkus 38 Tersangka dari 29 Kasus Narkoba Periode April-Juni 2026, Nih Kata Kapolres
Budiman Tanjung Dilantik Menjadi Dirtek Tirta Uli Pematangsiantar
Dooorr!!! Driver Taksi Online Ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran Timur, Meletus Tembakan Peringatan
komentar
beritaTerbaru