Jumat, 14 Agustus 2026

Banjir Membuka Borok, Hutan Menuding: Moratorium DPRD Sumut Tantang Jaringan Gelap di Balik Kayu Liar

Evi Tanjung - Minggu, 30 November 2025 19:55 WIB
Banjir Membuka Borok, Hutan Menuding: Moratorium DPRD Sumut Tantang Jaringan Gelap di Balik Kayu Liar
ist
Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti

POSMETRO MEDAN, Medan - Banjir bandang yang menggulung wilayah Sumatera Utara baru-baru ini bukan sekadar cerita duka musiman. Sungai tak hanya membawa air; ia menyeret gelondongan raksasa, batang-batang hutan yang tercerabut dari akar moral pengelolanya.

Ribuan meter kubik kayu liar itu menumpuk di kampung-kampung, seperti bukti telanjang dari sebuah kejahatan yang selama ini dibungkus rapi dengan izin, tanda tangan, dan diamnya para pengawas.

Kementerian Kehutanan buru-buru merilis pernyataan defensif,

Baca Juga:

"Itu berasal dari pohon lapuk dan kemungkinan dari luar kawasan hutan."

Jawaban yang terasa seperti membuang badan, lebih mirip tameng ketimbang klarifikasi.

Baca Juga:

Namun lapangan berbicara lebih keras daripada siaran pers.

Warga melihat batang-batang utuh, segar, dan gelondongan berskala industri.

Tak satu pun terlihat lapuk. Dan ketika kayu-kayu itu menumpuk di depan mata, sulit untuk tidak bertanya, siapa yang selama ini membiarkan?

DPRD Sumut Turun Suara "Alam Sedang Mengoreksi Kita,"ungkapnya melalui pesan melalui WhatsApp singkat.

Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti, akhirnya angkat bicara dengan nada yang jarang muncul dari pejabat daerah.

Tags
beritaTerkait
Ratusan Pelajar di Karo Keracunan Program MBG, HARI Desak Kepala Regional BGN Sumut Dicopot
Wesly Silalahi dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD
Satres Narkoba Polres Labusel Ringkus 2 Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Medan, Barbut 4,12 Gram!
Papua Geger! Kapal Super Mewah Haji Isam Ditempel Logo Kemenhan, Ada Beking Khusus?
Wesly Silalahi Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar
Polres Karo Kawal Pawai Anak Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
komentar
beritaTerbaru