Silvofishery merupakan sistem budidaya yang menggabungkan fungsi konservasi hutan mangrove dengan kegiatan perikanan tambak. Dalam sistem ini, sebagian lahan digunakan untuk menanam mangrove dan sebagian lainnya dimanfaatkan untuk budidaya ikan atau udang.
Pendekatan ini terbukti mampu menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mencegah abrasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Baca Juga:
Iwan menambahkan, dalam menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bertajuk Ekowisata Mangrove Pasar Rawa, Pertamina EP Pangkalan Susu berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok penerima manfaat. Saat ini, program silvofishery tengah dikembangkan di lahan seluas satu hektar sebagai percontohan.
Baca Juga:
"Pengembangan silvofishery ini tidak hanya berfokus pada pelestarian mangrove dan perikanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi pengunjung. Area ini terintegrasi dengan pondok wisata mangrove dan guest house yang dikelola masyarakat," tambahnya.(Zul)
Tags
beritaTerkait
komentar