Minggu, 17 Mei 2026

Mitra Arsitektur Indonesia Peduli Banjir dan Longsor Aceh-Sumut-Sumbar Kirim Rombongan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

Faliruddin Lubis - Minggu, 07 Desember 2025 00:39 WIB
Mitra Arsitektur Indonesia Peduli Banjir dan Longsor Aceh-Sumut-Sumbar Kirim Rombongan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang
IST/erni
MAI Kirim Rombongan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

POSMETRO MEDAN, Medan- Ketika banjir dan longsor melanda wilayah Sumatera beberapa waktu lalu, terutama Aceh Tamiang, Mitra Arsitektur Indonesia (MAI) yaitu komunitas simpul arsitektur, produsen bangunan, akademisi, dan yang berkecimpung di dunia arsitektur langsung bergerak.

Minggu (7/1/2025) rombongan kemanusiaan MAI berangkat menuju lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak.

Rombongan ini dipimpin oleh Ketua MAI Sumut, Hasraddin Hia, Rio Hermawan Syahputra, seorang putra daerah Aceh Tamiang yang memahami betul situasi darurat di kampung halamannya.

Baca Juga:

Dalam satu hari penggalangan dana, MAI berhasil menghimpun Rp15 juta donasi tunai. Dana tersebut akan disalurkan langsung kepada korban banjir Aceh Tamiang, dalam bentukbantuan barang untuk pengungsi antara lain seperti pakaian layak pakai, sembako, boneka, mainan anak, baju bayi, tikar, kurma, obat-obatan, pembalut wanita, mi instan, telur serta perlengkapan harian lainnya.

Baca Juga:

Founder MAI, Syahlan Jukri Nasution mengatakan, bahwa semua donasi tersebut berasal dari para Member/Anggota Mitra Arsitektur Indonesia (MAI) dan juga masyarakat umum.

"Donasi tersebut terkumpul sebesar Rp15 juta dalam satu hari itu dan kami tidak menunggu lama, langsung diserahkan. Donasi tetap dibuka untuk disalurkan pada gelombang kedua," ungkap Syahlan.

Tujuan aksi peduli ini membawa harapan pemulihan bagi para korban bencana.

Bantuan ini bukan hanya berupa materi, tetapi juga kehadiran langsung tim MAI di lapangan.

Rombongan membawa misi kepedulian kepada para penyintas banjir Aceh Tamiang agar dapat menghadapi kondisi.

Proses penyaluran langsung ke posko-posko pengungsian, terutama yang belum tersentuh oleh pemerintah.

Tim akan berkoordinasi dengan relawan lokal untuk pendataan kebutuhan lanjutan dan menyusun laporan pertanggungjawaban setelah penyaluran selesai.

MAI memastikan setiap bantuan disampaikan tepat sasaran, tanpa perantara yang memperlambat distribusi.

Dalam derasnya air yang menggenangi Aceh Tamiang beberapa waktu lalu, solidaritas mengalir jauh lebih kuat.

MAI menunjukkan bahwa di tengah bencana, kemanusiaan selalu menemukan jalannya.(erni)

Tags
beritaTerkait
Becak Rusak di Tengah Jalan, Herman Haru Dapat Bantuan dari GRIB Jaya Medan dan Gojek Medan Peduli
124 Warga Kelurahan Mangga Terima Bantuan PKH Medan Makmur
Lurah Sebar Proposal Minta Bantuan, Camat Polonia: Sedang Diperiksa Inspektorat
53 Warga Kelurahan Beringin Medan Selayang Terverifikasi Terima Bantuan PKH Medan Makmur
Banjir Bandang di Aek Singagang Humbahas Telan Korban Jiwa, Siswi SMA Meninggal Dunia
Bupati Percepat Modernisasi Pertanian Demi Efisiensi dan Produktivitas
komentar
beritaTerbaru