Kamis, 14 Mei 2026

Menembus Lumpur, Menjunjung Harapan: Brimob Polda Sumut dan Relawan Mapel Indonesia Bantu Desa-Desa Terisolir di Tapteng

Salamuddin Tandang - Minggu, 07 Desember 2025 07:51 WIB
Menembus Lumpur, Menjunjung Harapan: Brimob Polda Sumut dan Relawan Mapel Indonesia Bantu Desa-Desa Terisolir di Tapteng
Ist
Personel Batalyon-A Sat Brimob Polda Sumut, dipimpin Wadanki 3 IPTU Yauwardi, bersama relawan dari Yayasan Mapel Indonesia, bergerak menuju tiga desa yang terisolir akibat bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng): Desa Perambunan, Desa Simaninggir,

POSMETRO MEDAN, Taotwng -Jalan putus dan medan berat tidak pernah menghentikan langkah Brimob. Itulah yang terlihat pada Jumat (05/12/2025) ketika Personel Batalyon-A Sat Brimob Polda Sumut, dipimpin Wadanki 3 IPTU Yauwardi, bersama relawan dari Yayasan Mapel Indonesia, bergerak menuju tiga desa yang terisolir akibat bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng): Desa Perambunan, Desa Simaninggir, dan Desa Bonan Dolok.

Saat banyak orang tak sanggup melintas, Brimob justru memulai perjalanan.

Tanah berlumpur setinggi mata kaki, bebatuan licin, dan rute naik-turun yang membahayakan menjadi "teman perjalanan" sepanjang pendistribusian bantuan. Namun di balik setiap langkah yang berat, ada tekad yang tidak pernah goyah: menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:

Setibanya di lokasi, mata warga berubah—dari gelisah menjadi lega.

Dari menunggu, menjadi tersenyum. Dari bertahan, menjadi kembali punya harapan. Setiap paket sembako yang diserahkan bukan sekadar barang logistik.

Baca Juga:

Itu adalah simbol bahwa negara hadir, bahwa Brimob selalu ada ketika masyarakat berada dalam situasi tersulit.

Relawan dan personel Brimob bahu-membahu membawa bantuan melewati jalur ekstrem, bahkan harus memikul sebagian logistik karena kendaraan tidak lagi mampu menembus medan.

Di tiga desa itu, yang terputus oleh keadaan namun tidak pernah dilupakan, Brimob Polda Sumut memastikan bahwa kehidupan tetap bisa berjalan.

Bahwa tidak ada masyarakat yang dibiarkan sendiri menghadapi bencana.

Pendistribusian berjalan lancar, penuh empati, dan meninggalkan jejak kepedulian yang dalam.

Tags
beritaTerkait
Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman
Mayat di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan Ternyata Gantung Diri, Dikenal Sebagai 'Pak Ogah'
Pelaku Amati TKP Naik Sepeda Motor, Jual Perhiasan Ke Beberapa Toko
Diduga Jual Nama APH, Sosok Berinisial "Mbeng" Kuasai Proyek Meubelair Puluhan Miliar di Disdik Sumut
Rumah Zakat  Salurkan Kado Lebaran Yatim untuk 15 Siswa SMP Al Washliyah 8 Medan
komentar
beritaTerbaru