Rabu, 11 Februari 2026

Polisi Diminta Sidak Pengecer yang Jual Pertalite Diatas Harga HET

Evi Tanjung - Kamis, 11 Desember 2025 20:26 WIB
Polisi Diminta Sidak Pengecer yang Jual Pertalite Diatas Harga HET
Ist
Tokoh pemuda pesisir Labuhanbatu, Edi Syahputra Ritonga

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu -Guna meminimalisir keresahan masyarakat terkait tingginya harga BBM jenis Pertalite di tingkat pengecer, aparat kepolisian diminta untuk meningkatkan patroli serta melakukan sidak kepada para pengecer BBM jenis Pertalite.

Permintaan tersebut muncul dari tokoh pemuda pesisir Labuhanbatu, Edi Syahputra Ritonga, saat ditemui di Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (11/12/2025).

Edi meminta aparat penegak hukum (APH) yang ada di wilayah pesisir pantai seperti Polsek Bilah Hilir, Polsek Panai Tengah dan Polsek Panai Hilir untuk melakukan sidak dan pengawasan serta tindak tegas pedagang eceran yang menjual Pertalite melebihi harga HET (harga eceran tertinggi)

Baca Juga:

Sebab, menurut Edi, empat hari terakhir ini masyarakat sulit mendapatkan BBM untuk kendaraan, baik jenis Pertalite maupun Pertamax. Adapun ditemukan di tingkat pengecer harganya mencapai Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per liter.

"Mirisnya lagi, masyarakat rela mengantre berjam-jam di SPBU untuk mendapatkan minyak, bahkan sebahagian orang ada yang sudah mengantre tidak kebagian, karena stok BBM di SPBU habis," ujarnya.

Baca Juga:

Dibalik kesulitan masyarakat dalam mendapatkan BBM, baik di Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir, kondisi tersebut dimanfaatkan oknum-oknum yang mengambil kesempatan dengan menaikkan harga BBM subsidi tersebut dengan harga yang cukup tinggi.

"Oleh karena itu kami meminta pihak kepolisian melakukan sidak dan pengawasan kepada pihak pengecer BBM subsidi jenis pertalite kepada masyarakat serta menindak tegas para pelaku penimbunan BBM.

Menurutnya, masyarakat saat ini kesulitan sehingga terpaksa membeli dengan harga Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per liter, guna keperluan sehari-hari seperti, mencari nafkah dan mengantar anak sekolah.

"Kan kasihan masyarakat, sudah susah, dipersusah lagi dengan harga," pungkas Edi.

Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Paisal melalui Kanit Reskrim IPDA Rico M Sihombing saat dimintai tanggapannya mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Bilah Hilir, pihaknya sudah mengingatkan petugas SPBU Negerilama, agar tidak melayani masyarakat yang membeli BBM Pertalite dengan cara berulang-ulang.

"Hal itu sudah kita sampai kepada mandornya, karena mereka yang lebih kenal siapa-siapa masyarakat yang sering membeli BBM," tegas Rico. (BS)

Tags
beritaTerkait
Debu, Kartu BPJS, dan Sekolah yang Ditunggu: Catatan Reses dari Labuhan Batu Raya
Polsek Panai Tengah Akhirnya Grebek Sarang Narkoba di Teluk Sentosa
Rumah Manager PKS PTPN IV PalmCo Regional II Perkebunan Ajamu Dilempar OTK
Diduga Izin Pengolahan Air Limbah PMKS PT SUJ Telah Kadaluwarsa
Peredaran Sabu di Wilkum Polsek Bilah Hilir Diduga Masih Merajalela
Bawa 26 Kg Ganja, Pelaku Narkotika Ditangkap Usai Coba Kabur dari Polisi
komentar
beritaTerbaru