Rabu, 11 Februari 2026

Tas dan Tawa Baru untuk Anak-anak Sibolga, Polda Sumut Pulihkan Trauma Pascabencana

Salamudin Tandang - Rabu, 17 Desember 2025 13:54 WIB
Tas dan Tawa Baru untuk Anak-anak Sibolga, Polda Sumut Pulihkan Trauma Pascabencana
Ist
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis ketika bencana terjadi, sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus.

POSMETRO MEDAN,SIBOLGA — Tawa kecil anak-anak kembali terdengar di halaman TK Negeri Pembina, Kelurahan Huta Tonga-tonga, Kecamatan Sibolga Utara, Selasa (16/12/2025) sore.

Di tengah keterbatasan pascabencana banjir dan tanah longsor, kehadiran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Polres Sibolga membawa harapan dan semangat baru bagi anak-anak korban bencana alam.

Mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai, Polres Sibolga menggelar kegiatan pemberian bantuan perlengkapan sekolah sekaligus trauma healing bagi anak-anak terdampak.

Baca Juga:

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri PS. Kabag SDM Polres Sibolga AKP Syawalludin H, S.H., Plt. Kasi Propam Polres Sibolga Ipda Chandra Purba, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Huta Tonga-tonga Aiptu Hadi Sitanggang.

Anak-anak yang sebelumnya harus menyaksikan rumah mereka terendam air dan lingkungan sekolah yang terdampak, kini menerima tas, alat tulis, dan perlengkapan sekolah baru. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar barang, melainkan simbol kepedulian dan perhatian di tengah situasi sulit yang mereka alami.

Baca Juga:

Tak hanya itu, personel Polres Sibolga juga mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, dan bercengkerama dalam sesi trauma healing. Pendekatan humanis ini dilakukan untuk membantu meredakan ketakutan dan trauma psikologis, sekaligus mengembalikan keceriaan anak-anak pascabencana.

Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis ketika bencana terjadi, sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus.

"Kami ingin memastikan anak-anak tidak larut dalam rasa takut. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap mereka kembali tersenyum, merasa aman, dan tetap memiliki semangat untuk belajar serta meraih cita-cita mereka," ujar AKBP Eddy Ingant

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa Polda Sumut menempatkan keselamatan dan pemulihan anak-anak sebagai bagian penting dalam setiap penanganan bencana.

"Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kehadiran Polri melalui pendekatan kemanusiaan seperti trauma healing ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi psikologis mereka, agar tumbuh dengan rasa aman dan optimisme meski pernah menghadapi situasi sulit," kata Kombes Pol Ferry Walintukan.(lam)

Tags
beritaTerkait
Bayi  Sehari Lahir Ditemukan Tewas Dalam Kardus, Ibu 19 Tahun Diamankan
Bapenda Sumut Bukukan Pendapatan Pajak Daerah Rp5 Triliun Lebih
Menjelang Ramadan dan Lampu yang Kerap Padam: Catatan Reses Munir Ritonga di Mosa Tapanuli Selatan
Lulusan Unimed Diminta Mampu Jadikan Tantangan Sebagai Peluang
Respons Cepat & Patroli Intensif, Polsek Tanjung Morawa Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wilayah
KPK Serahkan Buku Antikorupsi ke MRPTNI, Perkuat Integritas SNPMB 2026
komentar
beritaTerbaru