Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus Dukung Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanah Karo -Momen pengambilan rapor di sekolah selama ini kerap identik dengan kehadiran sosok ibu. Namun paradigma tersebut mulai bergeser sejak lahirnya gerakan ayah mengambil rapor (Gemar) ke sekolah. Gerakan ini menempatkan ayah sebagai figur penting dalam proses pendidikan anak, bukan hanya ayah sekedar pencari nafkah di keluarga, tetapi juga sebagai pendamping tumbuh kembang akademik dan emosional anak.
Ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap fenomena minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, gerakan ini hadir sebagai membangun kembali peran ayah dalam berkeluarga.
Gerakan ayah mengambil rapor ke sekolah resmi diluncurkan pada Desember 2025. Peluncuran ditandai dengan surat edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor : 14 Tahun 2025 tanggal 01 Desember 2025, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan anak seperti meningkatkan kedekatan emosional ayah dan anak, menumbuhkan rasa kepercayaan diri anak dan juga memperkuat komunikasi antara orang tua dan guru.
Kenapa gerakan ini dinilai penting ?, Gerakan ayah mengambil rapor dinilai penting karena berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik, stabilitas emosional juga prilaku sosial anak. Gerakan ini juga membawa pesan simbolik bahwa ayah hadir,peduli dan bertanggung jawab atas masa depan anaknya.
Selain itu gerakan ini bukan kewajiban hukum, melainkan ajakan moral yang menekankan peran ayah sebagai figur pendamping, bukan pengganti peran ibu.
Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pendidikan Kab.Karo, Leonar Girsang saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp perihal gerakan ayah mengambil rapor (Gemar) pukul 17.30 Wib mengatakan, " Itu lampiran dan penjelasan gerakan ini udah kukirim,hanya kalau bisa dan memungkinkan saja maka bapak/ayah yang mengambil raportnya, jadi bukan wajib dan sudah kita lakukan penjelasan ke sekolah sekolah," balas pelaksana.
Maka tibalah waktunya, Jumat (19/12) di sekolah dasar (SD) Methodist Kabanjahe, Jalan Samura menggelar gerakan ayah mengambil rapor. Dikatakan Saferius Sembiring orang tua siswa kelas 2 SD, bahwa gerakan mengambil rapor sangat positif bagi saya, karena momen ini bisa menambah kebahagiaan dan kepercayaan diri anak, katanya.
"Gerakan ayah mengambil rapor sangat positif, karena momen ini bisa menambah kebahagiaan dan kepercayaan diri" tutup Saferius Sembiring.(jpg).
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 6 jam lalu
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 8 jam lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 13 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 13 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan kemarin
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa kemarin
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin