Kamis, 12 Februari 2026

Lapangan Bola Dipatok, Rakyat Melawan! Ratusan Warga Pasar 3 Mengamuk, Camat–Kades Diminta Dicopot

Evi Tanjung - Senin, 29 Desember 2025 21:59 WIB
Lapangan Bola Dipatok, Rakyat Melawan! Ratusan Warga Pasar 3 Mengamuk, Camat–Kades Diminta Dicopot
ist
Tanah lapang di pasar 3 Tembung bakal jadi apa, lihat saja nanti

POSMETRO MEDAN, Deli Serdang — Amarah warga Pasar 3, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, akhirnya meledak. Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pasar 3 turun ke lapangan pada Minggu (28/12/2025), menolak keras rencana pemindahan pedagang ke dalam lapangan sepak bola Pasar 3, yang selama ini menjadi satu-satunya sarana olahraga dan ruang publik bagi warga setempat.

Aksi tersebut dipimpin tokoh pemuda FR Nasution, bersama Drs Agus Salim, Ketua Pemuda Pasar 3 Wahyu, serta Ketua Kelompok Tani Aan Golap. Dalam orasi bergantian, massa mengecam kebijakan Pemerintah Kabupaten Deliserdang yang dinilai sepihak, tertutup, dan sarat kepentingan.

Menurut warga, keputusan pemindahan pedagang dilakukan tanpa musyawarah, tanpa sosialisasi, dan tanpa koordinasi dengan masyarakat Pasar 3. Bahkan, pematokan di area lapangan telah dilakukan lebih dulu, memicu kemarahan warga karena dianggap sebagai bentuk arogansi kekuasaan.

Baca Juga:

"Lapangan ini bukan tanah kosong. Ini tempat anak-anak kami bermain bola, tempat pemuda berolahraga, dan ruang sosial masyarakat. Kalau ini diambil, kami mau ke mana lagi?" teriak FR Nasution di hadapan massa.

Ia menegaskan, warga bukan menolak penataan pedagang, namun menolak jika lapangan sepak bola dijadikan korban atas kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.

Baca Juga:

Forum Masyarakat Pasar 3 juga secara tegas menyatakan bahwa tindakan pematokan tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan aparat pemerintahan setempat. Karena itu, mereka mendesak Camat Percut Sei Tuan, Kepala Desa, Kepala Dusun, serta Kasi Trantib untuk bertanggung jawab dan dicopot dari jabatannya.

"Pematokan ini tidak mungkin berdiri sendiri. Ada peran Camat, Kades, Kadus, dan Kasi Trantib. Kami menduga kuat ada pembiaran, bahkan keterlibatan. Untuk itu kami minta mereka dicopot.

Nada lebih keras disampaikan Ketua Pemuda Pasar 3, Wahyu. Ia menilai pemerintah telah gagal memahami kebutuhan dasar masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kalau lapangan ini hilang, berarti pemerintah sedang membunuh ruang sehat anak-anak dan pemuda. Jangan salahkan kami kalau nanti muncul masalah sosial baru," ujarnya.

Tak hanya itu, dugaan adanya kepentingan ekonomi di balik rencana pemindahan pedagang juga mencuat dalam aksi tersebut. Massa menduga kuat ada oknum yang bermain dan menjual-jual nama Bupati Deliserdang demi keuntungan pribadi.

Tags
beritaTerkait
Polres Tanah Karo Ungkap Ladang Ganja di Desa Cinta Rakyat, 33 Batang Tanaman Disita
Ungkap Perkara Secara Terang, Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Batukarang
Kelurahan Tanah Enam Ratus Juara Umum Ajang MTQN ke 59 Kecamatan Medan Marelan, Ini Pesan Camat Zulkifli Pulungan
Pembongkaran Plang Pemuda Pancasila di Polonia Nyaris Bentrok
Gara-gara Niat Mau Klaim Asuransi, Kakak Pinjam Tangan Eksekutor Bunuh Adik Kandung
PN Medan Eksekusi Tanah dan Bangunan Jalan Bunga Sakura, Berakhir Rusuh
komentar
beritaTerbaru