Minggu, 29 Maret 2026

Panen Raya Jagung Serentak di Sipirok, Brimob Sumut Dukung Swasembada Pangan 2026

Evi Tanjung - Jumat, 09 Januari 2026 11:07 WIB
Panen Raya Jagung Serentak di Sipirok, Brimob Sumut Dukung Swasembada Pangan 2026
Ist
Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kompol Zaenal Muhlisin panen jagung bersama Forkopimda Tapsel

POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Desa Bagas Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis nasional dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan tahun 2026.

Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kompol Zaenal Muhlisin, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Panen raya ini dilaksanakan secara serentak dan berlangsung dengan tertib serta lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Wakapolres Tapsel, Kapolsek Sipirok, Danramil Sipirok, perwakilan Kejaksaan, Camat Sipirok, Kepala Dinas Pertanian, ibu-ibu Bhayangkari, serta perangkat desa terkait. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan program pangan nasional.

Kompol Zaenal Muhlisin menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional yang perlu dijaga secara berkelanjutan.

"Polri, khususnya Brimob, siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semangat para petani semakin meningkat dan hasil pertanian dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Kompol Zaenal.

Panen raya jagung ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan masa tanam, tetapi juga wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan daerah. Dengan terlaksananya kegiatan ini secara baik dan lancar, diharapkan sektor pertanian di Tapanuli Selatan semakin produktif dan mampu berkontribusi positif bagi ketahanan pangan nasional.(Rez/rel)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru