Senin, 17 Agustus 2026

Yahdi Khoir: Jangan Gusur Rakyat Demi Keserakahan Korporasi, Hentikan Represi Terhadap Masyatakat dan Petani

Faliruddin Lubis - Jumat, 30 Januari 2026 13:51 WIB
Yahdi Khoir: Jangan Gusur Rakyat Demi Keserakahan Korporasi, Hentikan Represi Terhadap Masyatakat dan Petani
IST
Yahdi Khoir Harahap, Ketua Fraksi PAN sekaligus Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut.

Informasi yang beredar di lapangan menyebut warga telah mengelola lahan sekitar 83 hektare secara turun-temurun. Di sisi lain, perusahaan disebut memiliki konsesi Hak Guna Usaha (HGU) ribuan hektare di wilayah tersebut.

Yahdi menilai ketimpangan skala inilah yang semestinya menjadi bahan pertimbangan kebijakan.

Baca Juga:

"Delapan puluh tiga hektare itu sangat kecil dibandingkan luasan HGU perusahaan yang mencapai ribuan hektare. Di banyak tempat, ada kampung-kampung yang hidup berdampingan dengan perkebunan besar. Adaptasi sosial itu mungkin, asalkan ada itikad baik," kata Yahdi.

Konflik Lama, Pendekatan Lama

Baca Juga:

Konflik agraria Padang Halaban sendiri bukan cerita baru. Kawasan itu telah masuk daftar Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) 2025 dan menjadi perhatian Panitia Khusus DPR RI.

Artinya, menurut Yahdi, penyelesaian semestinya ditempuh lewat jalur dialog, verifikasi hak, dan reforma agraria-bukan semata eksekusi fisik. Ia mengingatkan bahwa penegakan hukum tanpa sensitivitas sosial berisiko memicu konflik yang lebih luas.

"Kalau pendekatannya hanya legal formal, kita bisa kehilangan rasa keadilan. Negara harus hadir sebagai penengah yang adil, bukan sekadar pelaksana putusan," tuturnya.

Mencari Jalan Tengah

Tags
beritaTerkait
Dudy Purwagandhi  Menteri Perhubungan RI Ditunjuk  Sebagai Ketua DPW PAN Sumut
Brimob Polda Sumut 'Sulap' Mako Jadi Arena Keceriaan dan Kebersamaan
Kapolrestabes Medan Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-81 RI di Gedung DPRD
Mayat di Kebun Tebu Bulu Cina Driver Taksi Online, Diduga Korban Dirampok dan Dibunuh
LIPPSU: Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
BAN-PT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa
komentar
beritaTerbaru