Rabu, 11 Februari 2026

BKKBN Sumut Tingkatkan Peran Penyuluh di Toba Tekan Angka Kelahiran

Evi Tanjung - Rabu, 04 Februari 2026 13:15 WIB
BKKBN Sumut Tingkatkan Peran Penyuluh di Toba Tekan Angka Kelahiran
BKKBN Sumut saat mengadakan penyuluhan KB di Kecamatan Balige

POSMETROMEDAN, Medan - Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meningkatkan peran Penyuluh Keluarga Berencana di Kabupaten Toba guna menekan angka kelahiran di wilayah tersebut. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Fatmawati mengatakan Penyuluh Keluarga Berencana memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam keberhasilan pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

"Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan kepada para Penyuluh Keluarga Berencana yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Balige," ujar Fatmawati di Medan, Rabu.

Ia mengatakan, kabupaten tersebut masih menghadapi tantangan dalam pencapaian indikator kependudukan karena berdasarkan data 2025 total fertility rate (TFR) Toba, tercatat sebesar 2,85 dan masih berada di atas rata-rata Provinsi Sumatera Utara sebesar 2,39.

Selain itu, capaian modern contraceptive prevalence rate (mCPR) Toba juga masih relatif rendah yakni sekitar 39,3 persen. Lanjut dia, kondisi tersebut turut mempengaruhi capaian mCPR Sumatera Utara yang pada 2025 berada di angka 50,5 persen.

"Penyuluh Keluarga Berencana memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga. Diperlukan langkah inovatif, pendekatan yang adaptif terhadap kondisi sosial budaya masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor," ucapnya.

Fatmawati menambahkan, optimalisasi pemanfaatan data serta peningkatan kualitas pelayanan keluarga berencana menjadi kunci dalam mendorong peningkatan mCPR sekaligus menurunkan angka TFR di Kabupaten Toba pada tahun 2026.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut pada Senin (2/2) itu, diharapkan dapat meningkatkan kinerja di lapangan serta menghadirkan inovasi pelayanan dan komunikasi, informasi, dan edukasi dalam program Bangga Kencana kepada masyarakat.

"Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya keluarga berkualitas serta mempercepat pembangunan kependudukan di Toba," kata dia.(red)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru