Kamis, 12 Februari 2026

Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok

Salamudin Tandang - Rabu, 11 Februari 2026 22:34 WIB
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Ist
Personel Satuan Brimob Polda Sumut memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman dan kondusif.

POSMETRO MEDANTapanuli Selatan — Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui pengamanan dan kesiapsiagaan di lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak, Rabu (11/02/2026).

Kehadiran Brimob bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat serta para pekerja di lapangan.

Pengamanan terpusat di Posko Brimob Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, yang menjadi titik koordinasi kegiatan. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan Huntara saat ini telah mencapai 80 persen, dengan 24 unit hunian komunal telah berdiri, sementara dua unit lainnya masih dalam tahap pemasangan atap seng. Seluruh pembangunan Huntara berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Sementara itu, pembangunan Huntap masih berada pada tahap awal berupa pemerataan lahan menggunakan 1 unit excavator dan 1 unit dozer, juga di area seluas sekitar 2 hektare.

Baca Juga:

Danton II Kompi 2/C Satbrimob Polda Sumut, Ipda Andriko P. Sembiring, S.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Brimob dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman dan kondusif. Hunian ini menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, sehingga stabilitas dan keamanan di lokasi harus benar-benar terjaga," ujarnya.

Baca Juga:

Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di lapangan tidak hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan.

"Kami berharap pembangunan Huntara dan Huntap ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga, sehingga aktivitas kehidupan mereka dapat kembali berjalan secara normal," tambahnya.(lam)

Tags
beritaTerkait
Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Brimob dan Warga Dirikan Hunian Tetap Korban Banjir di Tolang Julu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, 3 Pelaku Diamankan di Setia Budi Medan
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir
Hormati Proses Hukum, Lurah Terjun Diproses Pemberhentian Sementara
komentar
beritaTerbaru