POSMETROMEDAN, Medan - Kendaraan dan aroma pabrik biskuit di kawasan Jalan Batu Lapan, mendadak berubah lengang. Seorang lelaki lanjut usia, diperkirakan sekitar 60 tahun, ditemukan tergeletak tak bergerak di sisi jalan, tepat di samping area Pabrik Biskuit Tango, Kamis siang.
Belum diketahui pasti siapa namanya. Di tubuh renta itu tak ditemukan KTP. Yang ada hanya sebuah telepon genggam yang terkunci sandi, selembar STNK atas nama Maya Inda Sari, beralamat di Medan Johor, Eka Suka, serta uang tunai sekitar Rp2.100.000 di dalam saku celananya.
Menurut keterangan warga yang melihat, Dwi Yuli, karena kasihan lalu ia dan suaminya menolong kakek tersebut kepinggiran pabrik
Baca Juga:
"Tadi kak saya lihat bapak itu sudah miring dan jatuhnya pun pelan dompetnya kosong di dalam saku celakanya ada uang 2.100 000 dan HP kak tadi saat saya bantu kepinggir dia seperti mau ngomong," jelas Dwi warga Delitua Jalan Purwo.
Kakek tersebut datang. menggunakan sepeda motor roda dua Beat Putih. Kendaraan itu kini telah diamankan oleh petugas keamanan pabrik Tango.
Baca Juga:
Di dalam bak kendaraan ditemukan STNK yang tertera atas nama perempuan, memunculkan pertanyaan, apakah kendaraan itu miliknya, atau sekadar dipinjam?
Peristiwa itu terjadi di ruas jalan yang tak pernah benar-benar sepi. Namun siang itu, waktu seolah berhenti di satu titik, tubuh seorang kakek yang tak lagi memberi respons.
Warga berkerumun, sebagian mencoba memastikan denyut nadi, sebagian lagi menghubungi kepala lingkungan setempat, Putra Tarigan Kepling lingkungan I sudah menghubungi Polsek terdekat sudah satu jam belum datang.
"Sepertiya sudah meninggal, ini sudah nelpon polsek kami lagi nunggu Polsek datang untuk dibawa ke Polsek terdekat,"ungkap Putra.
Hingga laporan ini disusun, pria tersebut belum dibawa ke rumah sakit. Dugaan sementara, ia telah meninggal dunia di lokasi.
Tags
beritaTerkait
komentar