OTT KPK... !!! Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Terjaring
Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Diamankan KPK.
Viral 54 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-Penanganan kasus dugaan penggelapan dalam jabatan di PT Hotel Toledo, Tuktuk Siadong, kini memicu kritik terhadap kinerja Polres Samosir.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, diminta untuk mengevaluasi posisi Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, menyusul keputusan penangguhan penahanan dua tersangka utama yaitu Tio Dohar Lumban Tobing dan Dinar Batubara.
Kedua tersangka, diduga terlibat dalam penggelapan uang perusahaan senilai Rp1 miliar pada tahun 2022. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 11 November 2025, pihak kepolisian memilih untuk tidak menahan keduanya dengan alasan kemanusiaan, yakni faktor usia dan kondisi kesehatan.
Baca Juga:
Pengacara pelapor, Dr. (C) Daulat Sihombing, SH, menilai alasan kepolisian yang menyebut tersangka sudah lanjut usia dan sakit-sakit sehingga tidak ditahan adalah alasan yang mengada-ada.
"Lucunya, tersangka disebut sakit-sakit. Padahal dalam daftar pasien, belum pernah diperiksa di RSUD Pangururan. Dan tersangka kuat mondar-mandir Medan-Tuktuk sejauh 160 kilometer," tegas Daulat, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga:
Kekhawatiran utama pihak pelapor adalah potensi para tersangka mengulangi perbuatannya. Hingga saat ini, kedua tersangka dilaporkan masih aktif mengelola keuangan PT Hotel Toledo.
Bahkan, muncul dugaan adanya upaya penyingkiran terhadap pemegang saham lain, Drs. Maruli Tobing, yang merupakan mantan wartawan sekaligus pihak yang melaporkan kasus ini.
Daulat Sihombing menyayangkan sikap Polres Samosir yang terkesan membiarkan tersangka bebas selama tiga bulan terakhir tanpa melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Samosir. Hal ini dianggap melukai rasa keadilan kliennya yang sudah berjuang sejak lama.
"Kami mohon Bapak Kapolda memberi atensi atas perkara ini, karena klien kami sudah lebih dari tiga tahun memperjuangkan keadilan di Polres Samosir. Polisi seharusnya menjadi penegak hukum yang berpihak pada keadilan, bukan malah membiarkan tersangka bebas berkeliaran tanpa kepastian hukum," pungkas Daulat.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, menunggu ketegasan dari pimpinan tertinggi kepolisian di Sumatera Utara untuk memastikan proses hukum berjalan transparan tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.(Bgs)
Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Diamankan KPK.
Viral 54 menit lalu
Brimob Polda Sumut Hadiri Sertijab Wakapolda, Momentum Penguatan Soliditas dan Sinergitas.
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Perkara dugaan 1yang menyeret tiga warga negara Sri Lanka memasuki babak akhir di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Sete
Sumut 5 jam lalu
Tabrak Mobil Pelaku, Satresnarkoba Polrestabes Medan Berhasil Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja
Peristiwa 5 jam lalu
Ini Kata Dinas Kesehatan Terkait Kasus Vaksinasi Di SD Seberaya.
Sumut 5 jam lalu
Jaga Ketenangan Malam Kota Medan, Tim Patroli Mandiri Brimob Sisir Jalur Rawan Medan hingga Dini Hari.
Medan 5 jam lalu
Bangun Komunikasi dan Sinergitas, Kapolres Dairi Sambangi Kajari Dairi.
Sumut 6 jam lalu
Aksi Humanis Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM Saat Atur Lalu Lintas di Tengah Demo Mahasiswa.
Medan 14 jam lalu
Di International Conference CAPS 2026, Raja Malem Tarigan Dorong Pasar Jaya Jakarta Jadi Bagian dari Infrastruktur Kota.
Bisnis 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapangan Merdeka Medan, Ja
Medan 16 jam lalu