Selasa, 14 Juli 2026

Masih Penggangguran, Silahkan Ambil Kesempatan Ini Magang ke Jepang

Evi Tanjung - Jumat, 20 Februari 2026 15:52 WIB
Masih Penggangguran, Silahkan Ambil Kesempatan Ini Magang ke Jepang
ist
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut, Yuliani Siregar,

POSMETRO MEDAN,Medan- Masih jadi penggangguran silahkan ambil kesempatan magang ke Jepang. Kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut, Yuliani Siregar, Jumat sudah ada sebanyak 2.800 orang bekerja di sana di perusahaan maupun Rumah Sakit.

Untuk mengikuti program tersebut, pencari kerja mendaftar melalui aplikasi milik Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu maganghub.kemenaker.go.id. Selanjutnya, peserta akan melalui proses seleksi oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta yang lolos akan diumumkan dan ditempatkan di perusahaan yang telah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

"Yang lolos akan bekerja di perusahaan yang sudah ditentukan selama 6 bulan, dan seluruh biaya magang ditanggung oleh negara. Setelah itu kita berharap dia bisa tetap melanjutkan bekerja di perusahaan tersebut," kata Yuliani.

Baca Juga:

Selain magang nasional, Disnaker Sumut juga membuka program magang ke Jepang melalui kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang (IM Jepang). Program ini dibuka dua kali dalam setahun, yakni pada April dan September, dengan kuota masing-masing gelombang sebanyak 200 orang. Pendaftaran untuk gelombang April telah dibuka dan dapat dilakukan langsung di kantor Disnaker Sumut.

Peserta akan diseleksi berdasarkan kemampuan akademik seperti matematika, kemampuan fisik, serta kemampuan berbahasa Jepang. "Untuk magang kerja melalui seleksi Disnaker tidak dipungut biaya apapun, baik saat pengujiannya maupun pelatihannya nanti, karena setelah dinyatakan lolos di tingkat pusat oleh Kementerian Ketenagakerjaan, maka seluruh biaya mereka di Jepang akan ditanggung oleh perusahaan yang menerima magang," terang Yuliani.

Baca Juga:

Masyarakat juga dapat mengikuti program magang ke Jepang melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Saat ini terdapat 40 LPK terdaftar di Sumut, namun hanya 11 LPK yang memiliki kewenangan mengirim peserta magang ke Jepang. Melalui jalur ini, peserta menanggung biaya sendiri sebesar Rp42 juta yang mencakup biaya keberangkatan, pelatihan, dan kemahiran bahasa Jepang.

"Selama ini masyarakat kita yang berkeinginan magang ke Jepang rata-rata dari kalangan menengah ke bawah. Kita sampaikan ke pak Gubernur bagaimana agar Pemprov Sumut melalui Bank Sumut dapat mengucurkan KUR untuk masyarakat yang akan magang ke Jepang melalui LPK," katanya.(red)

Tags
beritaTerkait
MAN 1 Medan Raih Gold Medal pada Ajang Internasional JDIE INNOPA WIIPA 2026 di Osaka Jepang
Gol Injury Time Selamatkan Brasil Dari Ngototnya Jepang
Dini Hari Nanti: Brasil vs Jepang, Awas Adu Penalti!
Rico Waas Pastikan Lapangan Kerja Makin Terbuka,Siapkan Walk Interview, Job Fair, Hingga Kerja ke Jepang
Jepang Jumpa Brasil di 32 Besar, Menanti Keajaiban Di Tengah Badai Cedera
Pagi Nanti: Jepang vs Swedia, Sama-sama Ngotot Tiket Lolos
komentar
beritaTerbaru