Anggota DPRD Medan Rommy Desak Evaluasi Lurah dan Pendamping PKH Polonia
Anggota DPRD Medan Rommy Desak Evaluasi Lurah dan Pendamping PKH Polonia.
Medan 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – AKBP Yasir Ahmadi yang merupakan mantan Kapolres Tapanuli Selatan, kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Aceh.
Penunjukan ini menjadi sorotan, mengingat namanya sempat terseret dengan kasus korupsi di lingkungan Dinas PUPR Sumatera Utara.
Yasir sebelumnya sempat disebut-sebut dalam perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, pada 2025 lalu. Saat itu, ia dikabarkan berada dalam satu mobil bersama Topan ketika penangkapan berlangsung.
Baca Juga:
Namun, dalam proses selanjutnya, hanya Topan Ginting yang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di KPK. Sementara itu, AKBP Yasir Ahmadi tidak ditetapkan sebagai tersangka dan hanya dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp238,3 miliar di wilayah Tapanuli bagian selatan.
Dalam persidangan yang digelar pada 1 Oktober 2025, Yasir Ahmadi bahkan tampak menangis saat memberikan kesaksian. Ia membantah seluruh tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan proyek jalan Sipiongot–batas Labuhanbatu Selatan senilai Rp96 miliar.
Baca Juga:
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 itu juga mengakui memiliki hubungan pertemanan dengan Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Group, Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, yang dalam perkara tersebut diduga sebagai pihak pemberi suap kepada sejumlah pejabat, termasuk Topan Ginting. Meski demikian, Yasir menegaskan dirinya tidak terlibat dalam praktik korupsi tersebut.
Ia menjelaskan, komunikasi yang terjalin dengan pihak-pihak terkait terjadi dalam konteks membantu pengurusan izin tambang galian C milik Kirun di Tapanuli Selatan, yang saat itu berhubungan dengan instansi pemerintah provinsi.
"Saya mengenal baik Topan Ginting, dan saat itu ada komunikasi terkait pengurusan izin tambang galian C. Namun saya tidak terlibat dalam perkara korupsi tersebut," ujarnya dalam persidangan.
Kasus tersebut sempat memunculkan berbagai spekulasi yang menyeret nama Yasir Ahmadi. Meski demikian, dalam proses hukum yang berjalan, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan keterlibatannya, sehingga ia tetap melanjutkan karier di kepolisian.
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Wadirreskrimsus Polda Aceh, Yasir sempat menduduki posisi Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Polri pada Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) Polda Sumut.
Anggota DPRD Medan Rommy Desak Evaluasi Lurah dan Pendamping PKH Polonia.
Medan 6 menit lalu
Polres Tapanuli Tengah Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan, Barang Bukti Ganja Disita
Sumut 19 menit lalu
Gempa Dahsyat 7,4 M Guncang Kolombia Barat, 254 Orang Tewas, Ribuan Orang Hilang.
Peristiwa satu jam lalu
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 5 jam lalu
Wali Kota Tanjungbalai Launching Penerapan ASN BerAKHLAK, ASN Pemko Tanjungbalai Harus Memiliki Semangat "Bangga Melayani Bangsa".
Sumut 6 jam lalu
Pasha Ungu Desak Polri Bertindak Promo Miras Pakai Ayat AlQuran.
Inter-Nasional 6 jam lalu
Sat Binmas Polres Pematangsiantar Aksi Sosial ke Panti Sosial dan Warga Kurang Mampu.
Sumut 7 jam lalu
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 7 jam lalu
Pulang Berjualan Tak Kunjung Tiba, Penjual Tahu 73 Tahun Ditemukan Meninggal Bersandar di Motor
Peristiwa 8 jam lalu
Bupati Humbang Hasundutan Beri Semangat, Paskibraka Kabupaten Diminta Jaga Kesehatan
Sumut 8 jam lalu