Geger! Pria Lajang 52 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Ruko, Cuma Pakai Celana Dalam
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Kebijakan mutasi yang diteken Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, memicu polemik.
Alih-alih meningkatkan pelayanan, pemindahan dokter gigi dari Puskesmas Negeri Lama ke pusat kota justru meninggalkan lubang menganga pada pelayanan kesehatan warga Kecamatan Bilah Hilir.
Kini, Puskesmas Negeri Lama yang dikenal memiliki fasilitas medis lengkap berubah layaknya gedung kosong tanpa nyawa. Absennya tenaga ahli membuat pasien yang membutuhkan tindakan medis darurat terpaksa menelan kekecewaan.
Baca Juga:
Jeritan hati rakyat kecil mulai bermunculan. Suyati, warga Desa Negeri Lama Seberang, mengaku harus pulang dengan tangan hampa meski telah dua kali mendatangi puskesmas.
"Kami kecewa karena penggantinya tidak ada. Sudah dua kali datang, dokter gigi yang baru belum juga muncul," keluhnya dengan nada getir.
Baca Juga:
Kekesalan serupa dilontarkan Sri, warga Negeri Lama. Rencana tindakan medisnya terhenti total akibat kebijakan ini. Padahal, ia sudah mengikuti instruksi medis untuk mengonsumsi obat sebelum pencabutan gigi. Namun, saat kembali, sang dokter sudah dipindah ke lokasi lain tanpa ada pengganti yang siap melayani.
Kebijakan ini memantik reaksi keras dari aktivis lokal, Taslim Pohan. Ia menegaskan bahwa hak prerogatif Bupati tidak boleh menabrak kepentingan publik.
"Puskesmas ini megah, alat medis lengkap, tapi dokternya tidak ada. Ini ironis! Lantas untuk apa fasilitas mewah itu jika rakyat tidak bisa berobat?" semprot Taslim, Rabu, 8 April 2026.
Kritik tajam juga datang dari Sekretaris PAWAPATI, Abdul Hasyim. Ia menyayangkan keputusan Bupati yang notabene memiliki latar belakang medis, namun dianggap gagal memetakan urgensi tenaga dokter di wilayah pelosok yang jauh dari akses rumah sakit kota.
Kepala Puskesmas Negeri Lama, Sukiyem, S.Tr.Keb., M.Kes., mengonfirmasi bahwa drg. Artika Rambe telah angkat kaki selama sepekan terakhir. Saat ini, pihaknya hanya bisa menanti kiriman tenaga medis baru dari pemerintah daerah.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Tuti Nofrida, S.Fam, hanya memberikan respons normatif saat dikonfirmasi awak media.
"Ok.. Akan saya tindak lanjuti ya," tulisnya singkat via pesan elektronik kepada wartawan.
Namun, saat dicecar mengenai alasan di balik mutasi gegabah yang tanpa menyiapkan pengganti tersebut, Tuti memilih bungkam dan enggan memberi penjelasan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, ribuan warga di Bilah Hilir masih terkatung-katung tanpa kepastian kapan layanan kesehatan gigi mereka akan kembali normal.(HBB)
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa 30 menit lalu
Peringati HANI 2026, Pemko dan BNN Pematangsiantar Serahkan Bioflok dan Tenis Meja ke Kelurahan Bukit Sofa Kampung Bersinar
Sumut 52 menit lalu
Ada Spanduk Bertuliskan Minta PAWkan Anggota DPRD Sumut Partai NasDem Diduga Terlibat Prostitusi.
Medan 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sidang lanjutan dugaan korupsi penyaluran Bantuan Penguatan Ekonomi (PENA) bagi korban banjir bandang di Kabupaten S
Peristiwa 2 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids un
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pihak kepolisian bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) melanjutkan olah tempat kejadian perkara terkait peristiwa ledakan pipa
Peristiwa 3 jam lalu
Sebanyak 282 Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian Angkatan ke58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita Tahun 2026.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Harga Cabai Merah dan Daging Ayam Naik di Sumut, Daerah Ini Patok Harga Lampaui HET.
Bisnis 5 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Industri PT VME di Batam, Dua Shelter Pekerja Rusak.
Peristiwa 5 jam lalu
Dugaan Permainan Izin Kapal dan Solar Subsidi Mencuat, KIS Desak Wali Kota Tanjungbalai Bertindak Tegas.
Sumut 6 jam lalu