KUA juga Ikut UKOm Demi Menjaga Kualitas dan Profesional
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, menyampaikan bahwa Ujian Kompetensi (Uk
Medan satu menit lalu
POSMETRO MEDAN-Sejumlah warga melayangkan laporan pengaduan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan jabatan, serta praktik mafia proyek di Kabupaten Pidie.
Berdasarkan dokumen aduan yang diterima media ini pada Sabtu (11/4/2026), pelapor menyampaikan sejumlah dugaan yang melibatkan oknum aparat berinisial R serta seorang pejabat RSUD Pidie berinisial F.
Dalam laporan tersebut, pelapor menduga adanya penyimpangan dalam proses pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Pidie. Dugaan tersebut meliputi pengondisian proyek kepada pihak tertentu, indikasi mark-up anggaran, serta kurangnya transparansi dalam pelaksanaan pengadaan.
Pelapor juga menyampaikan dugaan adanya kolusi antara oknum aparat dan pejabat sipil dalam pengelolaan anggaran, meskipun hal tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Selain itu, laporan tersebut turut menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana pajak obat di RSUD Pidie. Pelapor menilai penggunaan dana tersebut tidak sesuai peruntukan dan minim akuntabilitas.
Tak hanya itu, pelapor juga mengungkap dugaan keterlibatan pihak yang sama dalam proyek rehabilitasi sekolah dasar di Desa Laweng, Kabupaten Pidie. Proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) serta memiliki kualitas pekerjaan di bawah spesifikasi.
Bahkan, pelapor menduga proyek tersebut berindikasi sebagai proyek rekayasa atau fiktif, meski hal ini masih perlu ditelusuri dan dibuktikan oleh pihak berwenang.
Dalam aduan itu juga disebutkan dugaan adanya kegiatan usaha armada angkutan untuk operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi tanpa dokumen resmi. Aktivitas tersebut dinilai pelapor berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta mengarah pada penyalahgunaan jabatan.
Melalui laporannya, pelapor meminta Prabowo untuk menginstruksikan aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan secara menyeluruh, serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan tanpa intervensi.
Selain itu, pelapor juga meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum yang disebut dalam laporan, serta memberikan sanksi tegas apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, kebenaran seluruh isi laporan tersebut masih menunggu proses verifikasi dan penyelidikan dari pihak berwenang. Media ini juga telah berupaya mengonfirmasi pihak-pihak yang disebutkan dalam laporan, namun belum memperoleh tanggapan resmi.(Rez)
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, menyampaikan bahwa Ujian Kompetensi (Uk
Medan satu menit lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Dampingi Penjualan Jagung Petani Binaan ke Bulog
Bisnis 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Tim Marching Band MAN 1 Langkat sukses mengukir prestasi gemilang pada ajang Indonesian Drum Corps Association (ID
Sumut 32 menit lalu
Balita 4 tahun tewas tertimpa kayu broti dari mobil pick up, polres Simalungun bereaksi.
Peristiwa 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Gunungsitoli Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan
Sumut 58 menit lalu
Motif pembunuhan sadis di Kabanjahe terkuak, masih seputar selingkuh dan dendam membara. Duh!
Peristiwa 2 jam lalu
Bakar Semangat Generasi Muda, Bunda Genre Kota Medan Ajak Remaja Berani Ambil Sikap Demi Masa Depan.
Medan 3 jam lalu
Brimob Sumut Matangkan Kesiapsiagaan Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI Sekaligus Siapkan Personel Hadapi Ancaman Karhutla
Medan 3 jam lalu
Pelantikan Tungkat Nagori Bandar Masilam Berlangsung Khidmat, Babinsa Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Desa
Sumut 4 jam lalu
Kasus Tewasnya Nek Nurlis di Tanjung Morawa Terungkap, Seorang Anggota Polisi Terlibat
Peristiwa 4 jam lalu