Viral! Gadis 12 Tahun Diduga Melahirkan Bayi
Gadis 12 Tahun di Kaithal, Haryana, Diduga Melahirkan Bayi Kasus Mengejutkan Picu Kemarahan Publik.
Peristiwa 35 menit lalu
POSMETRO MEDAN— DPW Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk keseriusan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus komitmen mengawal agar program pembangunan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat berjalan optimal dan dirasakan secara utuh oleh masyarakat.
Aksi yang dimulai dari Kantor Dinas SDABMBK, dilanjutkan ke Dinas Pendidikan, hingga Kantor Bupati Deli Serdang tersebut menjadi refleksi meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas pembangunan yang diduga belum berjalan sebagaimana mestinya.
Koordinator Aksi, Ahmad Karim Harahap menyampaikan, terdapat dugaan ketidaksesuaian pada sejumlah pekerjaan infrastruktur, khususnya pekerjaan jalan Tahun Anggaran 2025 yang dinilai belum mencapai usia teknis memadai namun telah mengalami kerusakan.
Baca Juga:
"Kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai hal yang wajar. Jika benar terjadi, maka patut diduga adanya kelalaian dalam pelaksanaan maupun pengawasan. Hal ini menyangkut kepentingan masyarakat dan penggunaan anggaran publik yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti pekerjaan drainase yang ditemukan masih terdapat material berupa bongkahan batu di dalam saluran.
Baca Juga:
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu fungsi drainase dan menimbulkan pertanyaan terhadap aspek perencanaan serta pengawasan teknis.
Massa aksi juga mempertanyakan kejelasan administrasi pada salah satu pekerjaan di Dinas Pendidikan yang telah memiliki Nomor SPK Tahun 2025, namun diduga belum tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
"Apabila dugaan ini benar, maka hal ini perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik karena menyangkut prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola anggaran," ujar Ahmad Karim.
Sementara, Ketua DPW HARI Sumatera Utara, Amek Hasibuan menegaskan, aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan wujud dukungan kritis dan kontrol sosial yang konstruktif.
"Unjuk rasa ini adalah bukti keseriusan kami dalam mengawal jalannya program Bupati agar benar-benar terlaksana dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Kami tidak mencari kesalahan, tetapi memastikan tidak ada pembiaran terhadap hal-hal yang berpotensi merugikan publik," tegasnya.
Gadis 12 Tahun di Kaithal, Haryana, Diduga Melahirkan Bayi Kasus Mengejutkan Picu Kemarahan Publik.
Peristiwa 35 menit lalu
Respon Cepat, Tekab Polsek Medan Area Ringkus Pengedar Narkoba Dari Parkiran Penginapan Oyo.
Kriminal 49 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026.
Sport satu jam lalu
Soal Rumah Dinas Bank Mandiri Jadi Lahan Parkir, Nezar Djoeli Mencium Ada Aroma Korupsi.
Medan satu jam lalu
Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Perumahan Contempo.
Medan 2 jam lalu
Isu Ganti Kapolri Menguat, 5 Nama Ini Masuk Bursa, Ada Jenderal Bintang Dua.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) memperkuat si
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda, Brigjen Pol. Sonny Irawan,
Medan 4 jam lalu
Menorehkan prestasi, Polres Simalungun meraih 2 piagam penghargaan dari Kapolri sekaligus.
Sumut 8 jam lalu