Sidang KSOP Belawan, Saksi dari Pelindo Tegaskan Penerimaan Jasa Pelabuan Telah Dibayar
POSMETRO MEDANPara saksi dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang dihadirkan dalam sidang perkara dugaan korupsi Penerimaan Negara Bukan
Sumut 11 jam lalu
Risqi menegaskan bahwa meskipun belum ada penetapan tersangka, penyidikan terus berjalan dan tidak dihentikan. "Semua proses ini butuh waktu. Kami bekerja secara ilmiah, jadi hasil laboratorium dan pembuktian lain sangat menentukan arah kasus."
Terkait dua saksi yang akan dicekal, Risqi menyatakan prosesnya sedang berjalan. "Ya, dua orang sedang kami ajukan pencekalan agar tidak bisa bepergian ke luar negeri."
Baca Juga:
Ia juga membuka ruang komunikasi dengan keluarga korban dan kuasa hukum, jika memiliki informasi tambahan yang relevan.
"Kami sangat terbuka. Jika ada fakta-fakta atau bukti baru, silakan disampaikan ke saya langsung atau ke penyidik. Jangan hanya berasumsi—kami butuh fakta untuk menguatkan proses pembuktian," tandasnya.
Baca Juga:
Semula Disebut Kecelakaan
Kasus kematian Ripin ini mencuat ke permukaan setelah pihak keluarga korban melihat banyak kejanggalan atas tewasnya remaja berusia 23 tahun ini. Saksi utama kematian korban yakni bibinya sendiri, yang selalu bersamanya sejak Ripin dijemput ke rumahnya dalam kondisi sehat hingga korban dilaporkan tewas.
Pihak keluarga menduga Ripin bukan tewas kecelakaan lalulintas. Untuk itu lewat pengacaranya Mardi Sijabat, SH, mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera menetapkan tersangka dan menahan saksi yang diduga sebagai penyebab tewasnya Ripin.
Ripin alias Achien awalnya dilaporkan tewas oleh sang bibi sebagai korban ditabrak sebuah mobil sewaktu korban buang air kecil di pinggir jalan, di belakang mobil saksi. Dikabarkan, beberapa bulan sebelumnya Ripin telah dimasukkan ke asuransi jiwa di tiga perusahaan dengan nilai total pertanggungan mencapai Rp4,5 miliar.
Ripin disebut tewas pada Minggu pagi, 27 April 2025, dan mayatnya berada di dalam parit sedalam dua meter, di semak-semak. Lokasinya ini berjarak beberapa meter dari badan jalan. Sijabat menilai tak masuk akal bila Ripin ditabrak mobil kemudian terlempar ke parit, karena antara jalan dengan parit jaraknya masih jauh.
Sedangkan saksi menyatakan Ripin ditabrak mobil saat sedang buang air kecil sekitar pukul 03.00 WIB dini hari di belakang mobil yang mereka tumpangi. Anehnya, bagian belakang mobil tempat korban berdiri buang air kecil tidak mengalami kerusakan atau tidak ikut tertabrak. Padahal disebut saksi bahwa mobil yang menabrak korban saat itu berkecepatan tinggi.
POSMETRO MEDANPara saksi dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang dihadirkan dalam sidang perkara dugaan korupsi Penerimaan Negara Bukan
Sumut 11 jam lalu
200 Personel Brimob BKO &039Diklat&039 Dulu Sebelum Padamkan Karhutla di Sumsel.
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Medan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur perkotaan sekaligus menin
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., bersama Ny. Yessie Sonny Irawan menghadiri sekaligus
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sert
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDANDalam organisasi profesi wartawan, kepemimpinan tidak cukup diukur dari kemampuan menggelar kegiatan, melantik pengurus, atau
Profil 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung upaya penyelesaian persoalan legalitas lahan eks Hak Guna Usa
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan terus memperkuat kedisiplinan aparatur se
Medan 16 jam lalu
7
Peristiwa 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Komunitas badminton PB Karet Medan mencatatkan pencapaian membanggakan pada penampilan debutnya di ajang Sirkuit Na
Sport 17 jam lalu