Deli Serdang Raih WTP Kedelapan Berturut-turut
POSMETRO MEDAN,Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedelapan kalinya se
Sumut 6 menit lalu
Risqi menegaskan bahwa meskipun belum ada penetapan tersangka, penyidikan terus berjalan dan tidak dihentikan. "Semua proses ini butuh waktu. Kami bekerja secara ilmiah, jadi hasil laboratorium dan pembuktian lain sangat menentukan arah kasus."
Terkait dua saksi yang akan dicekal, Risqi menyatakan prosesnya sedang berjalan. "Ya, dua orang sedang kami ajukan pencekalan agar tidak bisa bepergian ke luar negeri."
Baca Juga:
Ia juga membuka ruang komunikasi dengan keluarga korban dan kuasa hukum, jika memiliki informasi tambahan yang relevan.
"Kami sangat terbuka. Jika ada fakta-fakta atau bukti baru, silakan disampaikan ke saya langsung atau ke penyidik. Jangan hanya berasumsi—kami butuh fakta untuk menguatkan proses pembuktian," tandasnya.
Baca Juga:
Semula Disebut Kecelakaan
Kasus kematian Ripin ini mencuat ke permukaan setelah pihak keluarga korban melihat banyak kejanggalan atas tewasnya remaja berusia 23 tahun ini. Saksi utama kematian korban yakni bibinya sendiri, yang selalu bersamanya sejak Ripin dijemput ke rumahnya dalam kondisi sehat hingga korban dilaporkan tewas.
Pihak keluarga menduga Ripin bukan tewas kecelakaan lalulintas. Untuk itu lewat pengacaranya Mardi Sijabat, SH, mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera menetapkan tersangka dan menahan saksi yang diduga sebagai penyebab tewasnya Ripin.
Ripin alias Achien awalnya dilaporkan tewas oleh sang bibi sebagai korban ditabrak sebuah mobil sewaktu korban buang air kecil di pinggir jalan, di belakang mobil saksi. Dikabarkan, beberapa bulan sebelumnya Ripin telah dimasukkan ke asuransi jiwa di tiga perusahaan dengan nilai total pertanggungan mencapai Rp4,5 miliar.
Ripin disebut tewas pada Minggu pagi, 27 April 2025, dan mayatnya berada di dalam parit sedalam dua meter, di semak-semak. Lokasinya ini berjarak beberapa meter dari badan jalan. Sijabat menilai tak masuk akal bila Ripin ditabrak mobil kemudian terlempar ke parit, karena antara jalan dengan parit jaraknya masih jauh.
Sedangkan saksi menyatakan Ripin ditabrak mobil saat sedang buang air kecil sekitar pukul 03.00 WIB dini hari di belakang mobil yang mereka tumpangi. Anehnya, bagian belakang mobil tempat korban berdiri buang air kecil tidak mengalami kerusakan atau tidak ikut tertabrak. Padahal disebut saksi bahwa mobil yang menabrak korban saat itu berkecepatan tinggi.
POSMETRO MEDAN,Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedelapan kalinya se
Sumut 6 menit lalu
Sopir bus Chandra akhirnya meminta maaf setelah sempat viral lantaran menurunkan penumpang di Jalan padahal sudah punya tiket resmi.
Sumut 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN Wesly Silalahi SH MKn, Wali Kota Pematangsiantar didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menyaksikan langsung atmo
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Sumatera Utara terus mematangkan persiapan menj
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi membuka Pekan Olahraga dan Rohani (POR) Tahun 2026 dalam rangk
Medan 2 jam lalu
Nilai tukar Rupiah kini menembus angka Rp17.900 per Dolar AS.
Bisnis 2 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan Kepedulian dan perhatian terhadap generasi muda terus ditunjukkan oleh Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar
Lifestyle 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Sebanyak 100 personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan patroli malam dan siaga keamanan di sejumlah wilayah
Medan 3 jam lalu
Nilai tukar Rupiah melemah 39 poin menjadi Rp17.878 per Dolar AS pada Rabu 3 Juni 2026.
Bisnis 3 jam lalu
Pemandian Air Panas Sidebukdebuk sedang viral, pengunjung di sana 2 Kali diwajibkan membayar pungli alias retribusi yang tak sah.
Viral 4 jam lalu