Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan.
Bisnis 36 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-- Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Hingga akhir April 2026, Dinas Kesehatan Sumut mencatat lonjakan signifikan kasus suspek campak di sejumlah daerah, bersamaan dengan kosongnya stok vaksin MR selama hampir dua bulan di tingkat provinsi.
"Awal tahun 2026, terjadi kekosongan vaksin MR kurang lebih selama dua bulan pada kami," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal, Rabu (13/5).
Baca Juga:
Data Dinkes Sumut menunjukkan, hingga 30 April 2026 terdapat 748 kasus suspek campak.
Dari jumlah itu, 51 kasus telah dinyatakan positif melalui pemeriksaan laboratorium. Angka tersebut meningkat tajam dibanding data awal Maret 2026 yang masih berada di angka 387 kasus.
Baca Juga:
Lonjakan kasus paling banyak ditemukan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Simalungun.
Bahkan Medan, Deli Serdang, serta Batubara kini telah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Ironisnya, daerah dengan temuan kasus tertinggi justru memiliki capaian imunisasi dasar yang masih rendah.
Di Medan, cakupan imunisasi bayi lengkap hingga April 2026 baru mencapai 7,6 persen.
Sementara, Simalungun berada di angka 22,77 persen dan Deli Serdang 31,48 persen.
Meski sejumlah daerah telah berstatus KLB, Pemerintah Provinsi Sumut hingga kini belum menetapkan status KLB di tingkat provinsi.
Dinas Kesehatan menilai penanganan campak tidak hanya terkendala distribusi vaksin, tetapi juga dipersulit maraknya informasi bohong terkait imunisasi yang beredar di masyarakat.
"Penolakan masih banyak terjadi karena informasi hoaks terkait imunisasi," ujar Hamid.
Selain itu, keterbatasan dukungan anggaran daerah juga disebut menjadi tantangan tersendiri dalam mengejar target imunisasi, terutama di wilayah dengan mobilitas penduduk yang tinggi.
Untuk menekan penyebaran kasus, Dinkes Sumut saat ini terus melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) dan menjalankan program PENARI atau Sepekan Mengejar Imunisasi sebagai upaya percepatan cakupan vaksinasi di daerah rawan.(erni)
Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan.
Bisnis 36 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Batubara Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan berupa modal usaha kepada delapan pedagang jajanan sekolah di Desa S
Sumut 3 jam lalu
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 6 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 18 jam lalu