Kisah Nek Emi Diusir Cari Botol Bekas Saat Peringatan HUT Ke-81 Kemedekaan RI
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Madina- Prestasi gemilang kembali diraih siswa-siswi MAN 1 Mandailing Natal (Madina) di tingkat internasional. Pada ajang bergengsi World Young Inventors Exhibition 2026 yang berlangsung pada 18–20 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre, dua tim riset MAN 1 Mandailing Natal sukses meraih dua medali emas melalui inovasi berbasis bahan alami dan ramah lingkungan.
Kompetisi internasional yang diselenggarakan di Kota Kuala Lumpur tersebut merupakan salah satu ajang inovasi dan penelitian terbesar yang mempertemukan para inovator muda, pelajar, mahasiswa, akademisi, serta peneliti dari berbagai negara. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mempresentasikan hasil riset dan inovasi terbaik mereka di hadapan dewan juri internasional.
MAN 1 Mandailing Natal tampil membanggakan dengan mengirimkan dua tim riset terbaik yang berhasil menunjukkan kualitas dan kreativitas luar biasa. Kedua tim mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara dan berhasil membawa pulang medali emas untuk Indonesia.
Baca Juga:
Tim pertama bernama DEOFRESH berhasil meraih medali emas melalui inovasi deodorant alami berbahan dasar daun bidara dan daun senggani. Produk tersebut dibuat sebagai alternatif deodorant herbal yang aman digunakan, ramah lingkungan, serta memanfaatkan potensi tanaman lokal yang memiliki manfaat antibakteri alami.
Tim DEOFRESH dibimbing oleh Lili Purnama, S.E., M.E. dengan anggota tim Alif Pratama (XI-I), Intan Rahmadani (XI-F), Rasti Setiawan Lubis (X-F), Natasya Ramadhani Maharani Nst (X-D), Aisah (X-F), Izzatul Jinan (X-B), dan Niswatul Mufidah Lubis (X-F).
Baca Juga:
Sementara itu, tim kedua bernama MOCHA juga sukses meraih medali emas melalui inovasi sabun kertas berbahan ampas kopi. Inovasi ini dinilai unik karena memanfaatkan limbah ampas kopi menjadi produk higienis yang praktis, ekonomis, dan memiliki nilai guna tinggi. Selain itu, produk tersebut juga mendukung pengurangan limbah organik sehingga memiliki nilai tambah dalam aspek keberlanjutan lingkungan.
Tim MOCHA dibimbing oleh Wahyu Alim, S. Pd. dengan anggota tim Riana Sari Lubis (XI-F), Ummi Kalsum Hanafi (XI-L), Arisah Nabila (X-F), Rizqi Aliyah Rangkuti (X-F), Wafa Azzahro (X-G), Asnah Aulia Urohmah (X-F), dan Rafa Ibrahim Kamal Siregar (X-G).
Keberhasilan kedua tim ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari pihak madrasah dalam mengembangkan budaya riset dan inovasi di lingkungan pendidikan. Selama proses persiapan, para peserta melakukan berbagai tahapan penelitian mulai dari pengumpulan data, pengujian produk, penyempurnaan desain, hingga presentasi ilmiah berstandar internasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi inovatif yang siap bersaing di tingkat global. Inovasi yang dihasilkan siswa MAN 1 Mandailing Natal juga menunjukkan kepedulian terhadap pemanfaatan bahan alami lokal dan isu lingkungan berkelanjutan.
Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Hajjah Salbiah, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian luar biasa tersebut. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi internasional yang diraih siswa-siswi MAN 1 Mandailing Natal. Dua medali emas ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing di level dunia melalui inovasi dan penelitian. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik madrasah serta Indonesia di tingkat internasional," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing yang telah mendampingi dan membina siswa dengan penuh dedikasi hingga mampu meraih prestasi membanggakan di ajang internasional tersebut.
Dengan raihan dua medali emas pada WYIE 2026, MAN 1 Mandailing Natal kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah riset yang terus mendorong lahirnya generasi unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. (rel)
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
Wardatina Mawa tengah menjalani ibadah umrah di Tanah Suci ketika unggahan media sosialnya menarik perhatian publik.
Lifestyle 9 jam lalu
Kembali Beraksi, Residivis Pencuri Sepeda Motor Yahama Scorpio Z Ditangkap Polsek Medan Kota
Kriminal 9 jam lalu
Polisi Umumkan Tersangka Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap.
Peristiwa 9 jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuPeredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu kembali menjadi
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan dan program strategis nasional
Medan 9 jam lalu
Saksi PT Hutama Karya Sebut Pekerjaan Waterfront City Pangururan Sesuai Volume
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus meninggalnya Felicia Karo Sekali (11), siswa kelas V SD Negeri 047164, warga Desa Seberaya, Kecamatan Tigapanah,
Peristiwa 10 jam lalu
Meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan pada Minggu (16/8/2026) lalu di RS Bhayangkara.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDANBencana angin puting beliung yang dipicu hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Kecamatan Medan Johor. Menyikapi peris
Medan 10 jam lalu