Rabu, 27 Mei 2026

Siap-siap!!! 8 Juni Razia Lalu Lintas, Lengkapi Administrasi Kendaraan Anda

P. Silalahi - Selasa, 26 Mei 2026 13:45 WIB
Siap-siap!!! 8 Juni Razia Lalu Lintas, Lengkapi Administrasi Kendaraan Anda
humas.polri.go.id
Kombes Pol Aries Syahbudin, Kabag Ops Korlantas Polri.

POSMETRO MEDAN- Razia lalu lintas digelar 8 Juni mendatang serentak di Indonesia.

Fokus razia lalu lintas ini semata-mata untuk penegakan hukum berlalu lintas.

Hal ini dikatakan Kombes Pol Aries Syahbudin, Kabag Ops Korlantas Polri terkait kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang digelar sejak 8 hingga 21 Juni 2026 mendatang.

Baca Juga:

Kombes Pol Aries Syahbudin pada Senin (25/5/2026) saat memberikan arahan kepada jajaran Korlantas Polri dalam apel pagi di Lapangan NTMC Korlantas menjelaskan Operasi Patuh 2026 mengusung konsep operasi mandiri kewilayahan dengan penyesuaian karakteristik di masing-masing daerah.

Operasi tahun ini, kata dia, menitikberatkan pada transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas.

Baca Juga:

Adapun tema yang diusung dalam Operasi Patuh 2026 ini, menurut Aries Syahbudin yaitu "Transformasi Digitalisasi Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Masyarakat yang Patuh dan Tertib Hukum dalam Berlalu Lintas."

"Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE sehingga seluruh jajaran diminta mempersiapkan dukungan pelaksanaan secara maksimal," ujar Kombes Pol Aries Syahbudin seperti dikutip POSMETRO MEDAN dari humas.polri.go.id

Efektivitas ETLE

Pihaknya mengaku fokus terhadap pelanggaran yang menghambat efektivitas Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Beberapa di antaranya, katanya, pelat nomor kendaraan yang dicopot, tidak dipasang, ditutup sebagian, hingga dimodifikasi atau disamarkan menggunakan stiker maupun cat.

Menurutnya, pelanggaran ini menjadi perhatian karena dapat menghambat sistem pembacaan kamera ETLE dalam proses penegakan hukum elektronik.

Selain itu, urai Aries Syahbudin, pelanggaran seperti melawan arus tetap akan dilakukan penindakan menggunakan tilang konvensional di lapangan.

Ditargetkan, komposisi penindakan Operasi Patuh 2026 terdiri dari 60 persen menggunakan ETLE atau penegakan hukum elektronik, 30 persen menggunakan tilang konvensional, dan 10 persen lewat teguran simpatik.

Teguran simpatik, katanya pula, tetap diberikan dalam situasi tertentu yang dinilai lebih efektif menggunakan pendekatan humanis, "Tapi porsinya tetap terbatas, cuma 10 persen," katanya.(dpt)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
LAN Labura Apresiasi Polres Labuhan Batu Gelar Ops Antik Toba 2026
Polda Sumut Tes Acak 19 Pengunjung untuk Deteksi Narkoba dan Vape Etomidate
Razia THM High Pass Medan, Polda Sumut Amankan 4 Pengunjung Positif Narkotika
Profil Kombes Firman Darmansyah, Arsitek Tilang Canggih yang Kini Mengatur Denyut Jalanan Ibu Kota
Usai Apel, Kalapas Lhokseumawe Ajak Kepala BNN dan Kapolres Razia Kamar Napi
Rumah Makan Raja Bebek Rantauprapat Terbakar
komentar
beritaTerbaru