"Konstruksi rangka kayu ini dihubungkan dengan jaring tali yang terbuat dari tali sabut, tali ijuk dan tali nilon. Tali nilon berfungsi menyatu dengan kerangka kayu yang merupakan bagian dari konstruksi kayu tersebut. Sedangkan tali sabut kelapa dan tali ijuk berfungsi sebagai artistik untuk menempelkan fragmen-fragmen menjadi kesatuan sebagi bahasa rupa," ungkapnya.
Menurutnya, fragmen-fragmen keramik, tembikar dan kaca dijadikan sebagai simbol yang mewakili peradaban-peradaban besar. Sedangkan tali sabut kelapa dan tali ijuk yang membentuk jaringan dijadikan sebagai simbol interaksi antar peradaban besar yang terjadi di Bongal pada masa lalu.
Baca Juga:
Pameran ini bertujuan sebagai edukasi pada masyarakat yang jauh dari pusat-pusat kegiatan seni rupa untuk mengenalkan seni instalasi dan secara otomatis menjadi teknologi memori yang dilakukan oleh manusia masa kini terhadap Bongal kontemporer yang memendam jejak-jejak peradaban masa lalu.(DEN)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar