Wesly Silalahi dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD
Wesly Silalahi SH MKn dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD.
Sumut 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Kapal super mewah J7 Explorer yang disebut milik pengusaha asal Kalimantan, Haji Isam, menjadi sorotan setelah terlihat menggunakan logo Kementerian Pertahanan (Kemhan) di bagian lambungnya saat berada di Dermaga Merauke, Papua Selatan.
Kemunculan logo itu memicu pertanyaan publik karena J7 Explorer disebut sebagai kapal milik swasta. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi mengenai alasan penggunaan logo Kemenhan maupun pihak yang memberikan izin.
Baca Juga:
Kapal itu diduga digunakan sebagai fasilitas pendukung operasional proyek besar di Merauke, termasuk mobilisasi logistik, kendaraan, helikopter, dan personel.
Merauke sendiri sedang menjadi lokasi proyek strategis pemerintah, termasuk pengembangan lahan untuk cetak sawah dan perkebunan tebu.
Baca Juga:
Jika kapal itu memang dikerahkan untuk mendukung proyek, penggunaan aset swasta tentu dapat dipahami. Namun, penggunaan identitas resmi Kemenhan tetap membutuhkan penjelasan.
Mantan Jurnalis Soroti Aspek Keamanan
Mantan jurnalis Elias Kaluli Making dalam tulisannya --sebagaimana dikabarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Melihat Indonesia yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 14 Agustus 2026-- turut menyoroti kemungkinan penggunaan logo Kemenhan sebagai bentuk jaminan keamanan.
Elias menilai jika alasan penggunaan logo tersebut adalah keamanan, maka hal itu justru berpotensi menimbulkan persoalan keadilan. Ia membandingkannya dengan sejumlah maskapai swasta yang selama ini melayani masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
"Coba tengok ke pedalaman Papua. Di sana, ada puluhan armada pesawat milik maskapai swasta seperti Susi Air, Dimonim Air, dan lainnya yang setiap hari mempertaruhkan nyawa melayani rakyat di daerah terisolir," tulis Elias.
Menurutnya, operator penerbangan tersebut juga menghadapi ancaman keamanan, termasuk pesawat yang dibakar serta pilot yang ditembak atau disandera.
"Pernahkah negara memberikan mereka privilege untuk memasang logo Kemenhan atau TNI di badan pesawat mereka sebagai jaminan keamanan? Tidak," lanjutnya.
Sorotan itu menambah pertanyaan mengenai status penggunaan logo Kemenhan pada J7 Explorer. Apakah merupakan bagian dari kerja sama resmi, penanda fungsi tertentu, atau bentuk perlindungan keamanan?
Publik pun kini sedang menunggu penjelasan pemerintah mengenai siapa yang memberikan izin, apa dasar hukumnya, dan untuk kepentingan apa logo Kemenhan dipasang di kapal itu.***
Wesly Silalahi SH MKn dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD.
Sumut 6 menit lalu
Satres Narkoba Polres Labusel Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Tanjung Medan, 4,12 Gram Diamankan.
Peristiwa satu jam lalu
Geger di Papua! Kapal Super Mewah Haji Isam Ditempel Logo Kemenhan, Ada Backingan Khusus?
Viral satu jam lalu
Wali Kota Wesly Ajak KNPI Terus Berkolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar
Sumut 2 jam lalu
Polres Karo Kawal Pawai Anak Sambut HUT ke81 Kemerdekaan RI.
Sumut 2 jam lalu
Musim Kemarau, Polres Ngada Distribusikan Air Bersih untuk Warga.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Semarak Kemerdekaan di Samosir, Mobil Hias OPD dan Instansi Lainnya Tampil Penuh Kreativitas.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan eksistensi dan kep
Medan 3 jam lalu
&039Gonggongan&039 Bertuan Publik Bedah Redaksi Debut POSMETRO MEDAN
Editorial 3 jam lalu
Jon Saragih, sukses meraih medali emas GAMMA Asian Championships 2026 yang digelar di Malaysia.
Sport 3 jam lalu