Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Disebut Bakal Gantikan David de Gea
Kiper Timnas Indonesia Disebut Bakal Gantikan David de Gea yang Out dari Fiorentina.
Sport 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Nilai tukar Rupiah dilaporkan bergerak menguat 158 poin menjadi Rp17.900 per Dolar AS.
Angka itu naik 0,88 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 18.058 per Dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menganggap penguatan rupiah dipengaruhi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berdampak baik terhadap fiskal pemerintah.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Transmisi kebijakan kenaikan harga BBM non subsidi dinilai baik (oleh pelaku pasar, red) terhadap fiskal pemerintah dan risiko sosial politik yang masih terkendali," ucap Rully, Rabu 10 Juni 2026 seperti diberitakan JPNN.
Sebagaimana pemberitaan POSMETRO MEDAN sebelumnya, Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga produk bahan bakar minyak jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Tercatat, harga bahan bakar non-subsidi Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Menurut perusahaan plat merah ini, penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green diputuskan berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator, dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
Adapun harga produk bahan bakar non-subsidi Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp 24.800 per liter. Bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite juga tetap dipasarkan dengan harga Rp 10 ribu per liter dan Biosolar harganya masih Rp 6.800 per liter.
Sentimen lainnya, kata Rully, berasal dari keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan 25 basis points (bps) menjadi 5,5 persen yang tercermin dari menguatnya indeks saham dan terjaganya minat investor asing pada lelang obligasi. Langkah Berat Rupiah Namun, faktor global akan memperberat langkah rupiah untuk penguatan lebih jauh, di antaranya risiko geopolitik eskalasi konflik AS dan Iran terbaru membuat harga minyak masih di level yang tinggi.
"Pelaku pasar masih menunggu data inflasi AS nanti malam yang diperkirakan akan berada pada tren peningkatan," ungkap Rully.
Berdasarkan faktor-faktor itu, Rupiah diprediksi berkisar Rp18.030 per Dolar AS hingga Rp18.080 per Dolar AS.***
Kiper Timnas Indonesia Disebut Bakal Gantikan David de Gea yang Out dari Fiorentina.
Sport 6 menit lalu
Rekam jejak AKBP David Manurung yang kini menduduki posisi strategis menjabat Kasat Reskrim di Mapolrestabes Surabaya.
Profil 31 menit lalu
Walikota Medan Rico Waas mengarahkan Damkarmat memantu warga yang terdampak krisis air bersih.
Medan 52 menit lalu
Tersangka peragakan 17 adegan maut di Polres Labusel. Duh...
Sumut satu jam lalu
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat berada di Balige berpesan menjaga tali persaudaraan dan warisan budaya.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara da
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, akan memberikan insentif tambahan kepada kepala desa
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya mitigasi ancaman Megathrust se
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan MTsN 2 Medan raih juara diajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Medan tahun 2026. Tiga siswa
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DAIRI Sat Reskrim Polres Dairi berhasil mengungkap teka teki kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Sumbul Karo Desa Pald
Kriminal 2 jam lalu