Sabtu, 20 Juni 2026

Jaga Nilai Tukar Rupiah, Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi Lewat Pengendalian Inflasi

P. Silalahi - Sabtu, 20 Juni 2026 16:03 WIB
Jaga Nilai Tukar Rupiah, Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi Lewat Pengendalian Inflasi
rakyat merdeka
Pemerintah tampaknya harus memperkuat berbagai langkah strategis guna mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar Rupiah. Foto ilustrasi.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah strategis guna mengendalikan inflasi, menjaga harga kebutuhan pokok, memperkuat nilai tukar Rupiah, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Berbagai kebijakan fiskal, moneter dan sektor riil disinergikan untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Di sisi fiskal, sejumlah indikator menunjukkan kondisi ekonomi nasional masih berada pada jalur yang sehat.

Baca Juga:

Ekonom Senior INDEF Prof. Didik J. Rachbini seperti disiarkan Rakyat Merdeka menilai, berbagai kritik yang menyebut kondisi fiskal Indonesia memburuk tidak sepenuhnya sesuai dengan perkembangan data terkini.

"Saya mencermati kondisi fiskal masih cukup baik, dengan pendapatan dan pengeluaran yang berada dalam batas toleransi memadai. Terutama defisit hingga Mei 2026 yang terjaga di level 0,7 persen terhadap PDB. Mudah-mudahan kondisi ini terus bertahan hingga kuartal kedua," ujar Didik, Jumat (19/6/2026).

Menurut dia, kemampuan pemerintah menjaga defisit fiskal tetap rendah menunjukkan disiplin pengelolaan anggaran yang baik di tengah tekanan ekonomi global.

Selain itu, realisasi pembiayaan fiskal yang telah mencapai Rp 379,4 triliun atau sekitar 55,1 persen dari target tahunan menunjukkan bahwa ruang pendanaan yang cukup untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Didik pun menyoroti peningkatan pendapatan negara yang tumbuh sekitar 19 persen secara tahunan hingga Mei 2026 menjadi Rp1.185 triliun.

Kenaikan ini ditopang pertumbuhan penerimaan pajak sekitar 22 persen serta peningkatan pendapatan nonpajak dari berbagai sektor produktif.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Di Tengah Penyesuaian Fiskal, Bank Sumut Perkuat Peran Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru