BNN dan Komisi III DPR RI Himpun Masukan Awasi Peredaran Vape
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN.
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDANJakarta -- Peneliti keamanan berhasil mengumpulkan hampir semua nomor telepon milik pengguna WhatsApp hanya dengan memanfaatkan celah sederhana.
Peneliti dari University of Vienna mengatakan mereka berhasil mengumpulkan 3,5 miliar nomor telepon dari WhatsApp. Tidak hanya itu, peneliti juga berhasil menhakses foto profil dari 57% pengguna yang terekspos, dan teks di profil 29% pengguna.
Untungnya celah keamanan ini sudah diperbaiki oleh WhatsApp.
Tim peneliti mengatakan hal ini bisa memicu kebocoran data terbesar sepanjang sejarah jika celah keamanan tersebut berhasil dieksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab. Seperti diketahui, WhatsApp merupakan platform berkirim pesan terbesar di dunia dengan lebih dari tiga miliar pengguna aktif bulanan.
Miliaran nomor telepon ini dikumpulkan dengan cara yang sederhana. Tim University of Vienna hanya memasukkan nomor telepon dalam jumlah masif untuk mengecek apakah nomor itu terdaftar di WhatsApp. Hal ini mungkin dilakukan karena semua pengguna WhatsApp bisa menambahkan kontak baru hanya bermodalkan nomor telepon.
Menggunakan WhatsApp Web, tim peneliti berhasil mengecek sekitar 100 juta nomor WhatsApp per jam. Dalam beberapa kasus, peneliti juga bisa melihat foto profil milik pengguna yang dibuat publik untuk semua orang.
Yang sedikit mengkhawatirkan, WhatsApp pernah diperingatkan soal celah keamanan ini oleh peneliti keamanan lain pada tahun 2017, namun mereka tidak langsung mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah ini.
Untungnya, tim University of Vienna ikut memperingatkan Meta, selaku perusahaan induk WhatsApp, tentang celah ini pada April 2025 dan sejak bulan Oktober celah ini sudah ditambal.
Juru bicara Meta berterima kasih kepada tim peneliti dari University of Vienna karena sudah melaporkan celah keamanan ini. Meta mengaku tidak menemukan bukti bahwa celah ini dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, dan menjamin semua pesan pengguna tetap aman karena dilindungi enkripsi end-to-end.
"Kolaborasi ini berhasil mengidentifikasi teknik enumerasi baru yang melampaui batasan yang kami maksudkan, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengumpulkan informasi dasar yang tersedia secara publik," kata juru bicara Meta seperti dikutip dari 9to5Mac, Kamis (20/11/2025).
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Cegah Rabies, Babinsa Koramil Siantar Selatan Dampingi Vaksinasi 60 Hewan Peliharaan Warga.
Sumut 3 jam lalu
Polres Karo menggandeng PNM membuka akses peluang kerja bagi warga masyarakat.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Medan baru saja melangsungkan seminar internasional dengan nama
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, mengambil sumpah/janji dan melantik tiga pej
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengamankan 12 bandar narko
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas be
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah stra
Medan 15 jam lalu