Sabtu, 07 Maret 2026

Risiko Beli Mobil Listrik di RI: Dipakai 3 Tahun, Harga Turun 50%

Administrator - Sabtu, 07 Maret 2026 13:19 WIB
Risiko Beli Mobil Listrik di RI: Dipakai 3 Tahun, Harga Turun 50%
Istimewa
Ilustrasi mobil listrik saat mengisi baterai

POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Konsumen yang hendak membeli mobil listrik di Indonesia harus siap-siap dengan depresiasi ekstrem. Sebab, menurut kasus yang sudah-sudah, harga jualnya bisa turun 50 persen lebih hanya dalam kurun 3-4 tahun pascapembelian.

Fakta itu disampaikan Agung Iskandar selaku Direktur OLXmobbi. Menurutnya, depresiasi ekstrem itu berdampak pada mobil-mobil listrik yang telah lama di pasar Indonesia. Misalnya, kata dia, Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5.

"Kalau kita lihat yang banyak kan yang udah 3-4 tahunan, ada Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5. Yang lain ada, kayak BYD dan Chery, tapi jumlahnya masih sedikit, harganya belum kebentuk dan masih suka-suka," ujar Agung di Ampera, Jakarta Selatan.

Baca Juga:

"Tapi harga kalau udah stable kayak Air ev dan Ioniq 5 penurunan harganya lumayan, tiga tahun udah bisa (turun) 50 persenan," tambahnya.

Menurut Agung, ada dua alasan utama mengapa depresiasi harga mobil listrik di Indonesia benar-benar ekstrem. Pertama, karena kemunculan produk baru yang lebih murah. Kedua, karena umur baterai yang menurun seiring pemakaian.

Agung memberikan gambaran, Hyundai Ioniq 5 dengan pemakaian tiga tahunan, kini bisa ditebus Rp 350 jutaan. Padahal, kata dia, harga barunya mencapai Rp 800 jutaan. Maka, depresiasinya lebih dari 50 persen.

"Ioniq 5 sekarang yang tahun 2022 itu sekitar Rp 350 jutaan. Padahal, barunya masih Rp 800 jutaan. Air ev juga, karena policy diskon mobil listrik baru (di Indonesia) kan lumayan ekstrem. Sekarang banyak mobil listrik baru yang lebih bagus tapi harganya lebih murah," kata dia.

Secara umum, tambah Agung, pembeli mobil listrik bekas di Indonesia memang masih minim. Bahkan, khusus di platform OLX, angkanya hanya 1 persen dari total transaksi sepanjang tahun lalu. Penyebabnya bukan hanya depresiasi, melainkan juga tak ada perusahaan pembiayaan yang mau memfasilitasi transaksi terkait.

(wan/detikcom)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Ribuan Petugas Amankan Jakarta E-Prix 2025 di Ancol, Cuaca Hujan Tak Surutkan Semangat
komentar
beritaTerbaru