Sabtu, 17 Oktober 2026
Sosok Darma Putra Rangkuti

Mendengar dari Dekat, Betah di Tengah Masyarakat

Toga Nainggolan - Sabtu, 17 Oktober 2026 08:42 WIB
Mendengar dari Dekat, Betah di Tengah Masyarakat

Pandangan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi justru karena itu ia kuat. Di tengah zaman ketika kedekatan sering dipertontonkan lewat unggahan, Darma Putra memilih menjadikan kedekatan sebagai kebiasaan. Dan warga merasakannya. Banyak yang mengakui bahwa ia tidak pernah membuat jarak dengan siapa pun. Tua atau muda, tokoh atau warga biasa, semua mendapat ruang yang sama untuk berbicara dan didengar.

Di situlah letak kelasnya. Kewibawaan seorang wakil rakyat tak selalu tampak dari jarak yang dijaga, kadang justru dari kemampuannya membuat orang merasa setara dan nyaman. Ia tidak perlu berbicara keras untuk dihormati. Cukup hadir, mendengar, lalu membawa suara itu ke tempat yang semestinya.

Baca Juga:

Tentu, pekerjaan menyambung aspirasi tidak berhenti pada pertemuan. Perjalanan sebuah usulan dari kampung ke meja pemerintah panjang dan penuh proses. Tetapi langkah pertamanya adalah mau datang dan mau mendengar, dan di titik itu Darma Putra sudah memberi teladan yang patut diapresiasi.

Pada akhirnya, politik yang baik adalah politik yang tidak kehilangan kontak dengan tanah tempat ia berpijak. Darma Putra Rangkuti tampaknya paham betul hal itu. Ia tahu bahwa rakyat bukan sekadar angka dalam daftar pemilih, melainkan sumber cerita, harapan, dan arah yang sesungguhnya.(Toga Nainggolan)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Pemprov dan DPRD Sumut Kebut Revisi Perda RTRW, Akomodasi 6 Program Strategis
Gigihnya Darma Putra Rangkuti Sosialisasikan Pentingnya Perlindungan Pekerja Rentan
Darma Putra Rangkuti Membaur di Tengah Warga, Jalan Santai HUT ke-66 Karang Taruna Simalungun
Darma Putra: Masjid Harus Jadi Ruang Tumbuhnya Kehidupan Sosial Masyarakat
Masalah Narkoba di Sumut Sangat Mengkhawatirkan
Revisi RTRW Sumut Diminta Berbasis Data
komentar
beritaTerbaru