Warga Jalan Turi Kec Medan Denai Tolak Rencana RTH Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Zurich– Ingin tahu kota-kota dengan biayahiduptermahal di dunia tahun 2025? Indeks Biaya Hidup memberikan gambaran jelas tentang pengeluaran konsumen sehari-hari di berbagai kota besar, mencakup harga bahan makanan, restoran, transportasi, dan utilitas.
Nilai 100 pada indeks ini mewakili standar biayahidup di New York City (NYC). Artinya, kota dengan indeks 120 sekitar 20 persen lebih mahal dibanding NYC, sementara kota dengan indeks 80 sekitar 20 persen lebih murah.
Penting dicatat, biaya sewa atau pembayaran hipotek tidak termasuk dalam perhitungan. Meski tanpa komponen perumahan, kota-kota berikut tetap menonjol sebagai destinasi dengan ongkos hidup tertinggi pada 2025.
Baca Juga:
1. San Diego, California, AS (Indeks 77,9)
Baca Juga:
Sering dijuluki "America's Finest City", San Diego dikenal dengan cuaca cerah, pantai yang indah, serta sektor bioteknologi dan militer yang berkembang.
Harga bahan makanan dan transportasinya melampaui banyak wilayah lain di AS, didorong oleh gaji tinggi para profesional. Selain itu, kawasan wisata tepi pantai serta kehidupan budaya di Balboa Park turut menambah mahalnya biayahidup di kota ini.
2. London, Inggris (Indeks 77,9)
Sebagai pusat keuangan dan budaya global, London menjadi magnet wisatawan, perusahaan media, dan bank internasional. Permintaan tinggi terhadap layanan, barang impor, dan transportasi publik membuat harga kebutuhan sehari-hari meroket.
Dari situs-situs bersejarah hingga gedung pencakar langit modern, London memadukan masa lalu dan masa kini dengan biayahidup yang tak murah.
3. Washington DC, AS (Indeks 78,7)
Sebagai pusat pemerintahan Amerika Serikat, Washington DC dipenuhi profesional dengan gaji tinggi seperti konsultan, pelobi, dan pegawai federal. Hal ini membuat harga restoran, bahan pokok, hingga layanan pribadi meningkat.
Kawasan elit seperti Georgetown dan Dupont Circle menyumbang tingginya biaya konsumsi, sementara monumen dan museum nasional tetap menjadi daya tarik utama.
4. Seattle, Washington, AS (Indeks 78,9)
Rumah bagi perusahaan teknologi raksasa seperti Amazon dan Microsoft, Seattle menarik para profesional berpenghasilan tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang kuat mendorong kenaikan harga barang dan jasa.
Keterbatasan akses ke pusat pertanian utama juga membuat bahan makanan lebih mahal. Meski begitu, lanskap kota mulai dari Space Needle hingga Pike Place Market memberi daya tarik tersendiri.
5. Singapura (Indeks 79,1)
Negara-kota ini terkenal bersih, aman, dan efisien, tetapi kebijakan impor ketat menjadikan banyak barang konsumsi berharga tinggi. Upah besar di sektor keuangan dan teknologi turut menopang biayahidup yang mahal.
Minimnya produksi lokal membuat bahan makanan pun terasa lebih berat di dompet. Meski begitu, Singapura tetap diminati karena infrastruktur modern dan kualitas hidupnya.
6. Boston, Massachusetts, AS (Indeks 83,7)
Boston dikenal dengan universitas top seperti Harvard dan MIT yang mendongkrak ekonomi dan harga setempat. Sektor bioteknologi dan pendidikan menandai kota ini sebagai pusat inovasi, tetapi gaji tinggi juga mendorong pengeluaran harian meningkat. Kuliner dekat kampus atau pusat kota termasuk yang paling mahal di AS.
7. Reykjavik, Islandia (Indeks 83,7)
Keindahan alam Islandia yang menakjubkan berbanding lurus dengan tingginya biayahidup. Lokasi Reykjavik yang terpencil membuat hampir semua barang impor lebih mahal.
Sektor pertanian lokal yang terbatas membuat konsumen membayar lebih untuk kebutuhan pokok. Namun, kota ini menawarkan pemandangan unik, seni yang hidup, serta akses mudah ke Blue Lagoon dan wisata geotermal lainnya.
8. Honolulu, Hawaii, AS (Indeks 86,9)
Sebagai gerbang ke Hawaii, Honolulu menikmati popularitas wisatawan global. Namun, hampir semua komoditas harus diimpor melewati perjalanan panjang, sehingga harga menjadi sangat tinggi. Permintaan besar dari sektor pariwisata pun menambah beban biayahidup bagi warga setempat.
9. San Francisco, California, AS (Indeks 90,5)
San Francisco tetap menjadi simbol kekayaan dan inovasi teknologi. Kedekatannya dengan Silicon Valley dan pasar perumahan yang sangat ketat membuat harga barang dan jasa umum meroket. Dari secangkir kopi hingga servis kendaraan, hampir semua terasa lebih mahal di kota penuh startup ini.
10. Bern, Swiss (Indeks 95,0)
Ibu kota Swiss ini mengombinasikan pesona kota tua bersejarah dengan kehidupan modern. Kekuatan franc Swiss dan ekonomi stabil membuat harga kebutuhan pokok tinggi. Gaji besar pekerja pemerintahan dan sektor keuangan turut mendorong meningkatnya biayahidup.
11. Basel, Swiss (Indeks 98,0)
Terletak di perbatasan Prancis dan Jerman, Basel adalah pusat industri farmasi global. Gaji tinggi di sektor kimia dan farmasi mengangkat seluruh biaya lokal. Banyak warga bahkan berbelanja ke negara tetangga demi harga lebih murah.
12. New York City, AS (Indeks 100,0)
Sebagai acuan Indeks Biaya Hidup global, New York menawarkan hiburan, bisnis, dan gaya hidup kelas dunia—semuanya dengan harga premium. Tingginya permintaan dan arus wisatawan memastikan biaya konsumsi tetap berada di level atas.
13. Jenewa, Swiss (Indeks 100,7)
Rumah bagi banyak organisasi internasional, Jenewa berisi profesional global yang terbiasa dengan standar hidup premium. Biaya produksi dan regulasi ketat di Swiss membuat harga barang dan jasa di kota ini semakin tinggi.
14. Lausanne, Swiss (Indeks 100,9)
Dengan panorama Danau Jenewa dan keberadaan Komite Olimpiade Internasional, Lausanne memadukan keindahan dan dinamika sosial. Seperti kota Swiss lainnya, upah tinggi dan franc yang kuat menjadikan aktivitas sehari-hari tergolong mahal.
15. Zurich, Swiss (Indeks 103,8)
Zurich menempati posisi teratas sebagai kotatermahal di dunia tahun 2025. Pusat keuangan global ini memiliki sistem transportasi yang luar biasa, pusat perbelanjaan kelas atas, dan kualitas hidup tinggi.
Tingginya gaji dan standar layanan menjadikan semua kebutuhan, dari bahan makanan hingga utilitas, berharga lebih mahal daripada NYC.(BBS)
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Bupati dr H Asri Ludin Tambunan memperkenalkan kawasan Simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjung Morawa, sebagai
Sumut 3 jam lalu
Bagi Anda yang gemar mengamati langit serta mencintai peristiwa astronomi, bersiaplah untuk mengarahkan pandangan ke atas.
Global 5 jam lalu
Pemprov Sumut Tawarkan KEK Sei Mangkei dan BRT ke Investor Jepang.
Sumut 6 jam lalu
Perebutan Tiket Piala Dunia 2026 Jalur Play Off Zona Eropa Berlangsung Sengit.
Sport 6 jam lalu
Tim Basarnas Berhasil Temukan Mayat Bram Pasaribu yang Hanyut di Sungai Silau Asahan.
Peristiwa 6 jam lalu
Momen Hangat Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat.
Medan 17 jam lalu