Senin, 08 Juni 2026

Catat..!!! Rekrutmen Akpol 2026 Cuma Lewat Jalur Reguler Nasional, Tak Ada Kuota Khusus Apalagi Titipan!

P. Silalahi - Senin, 08 Juni 2026 17:02 WIB
Catat..!!! Rekrutmen Akpol 2026 Cuma Lewat Jalur Reguler Nasional, Tak Ada Kuota Khusus Apalagi Titipan!
humas.polri.go.id
Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si

POSMETRO MEDAN- Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si menegaskan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Proses penerimaan Taruna dan Taruni Akpol ini tanpa adanya jalur khusus apalagi perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Penegasan ini disampaikan saat memberi arahan ke jajaran SDM dan Humas Polri secara daring terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026, Minggu 7 Juni 2026 di Jakarta.

Baca Juga:

Irjen Pol. Anwar seperti dikutip dari humas.polri.go.id menjelaskan tahapan seleksi Akpol sudah selesai memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan 5–6 Juni 2026.

Dari hasil sidang kelulusan menuju Rikkes II, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, terdiri dari 468 peserta pria dan 45 peserta wanita atau setara 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

Baca Juga:

"Yang selalu saya sampaikan, dan saya ulangi kembali, rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama," tegas Irjen Pol. Anwar seperti dilihat POSMETRO MEDAN pada Senin 8 Juni 2026.

As SDM Kapolri ini menekankan penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional dengan sistem seleksi terbuka dan menggunakan mekanisme gugur pada setiap tahapan.

Jadi, kata pati bintang dua tersebut, tak ada yang namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, apalagi perlakuan istimewa ataupun kuota tambahan.

"Kelima hal ini saya sampaikan, tidak ada!" ujar Irjen Pol. Anwar.

Menurut dia, seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, jujur, dan adil serta terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Selain itu, pengawasan internal dan eksternal terus dilakukan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas setiap tahapan seleksi.

As SDM Kapolri juga meminta seluruh Karo SDM Polda jajaran dan jajaran Humas Polri untuk menggaungkan serta mempublikasikan secara masif ke masyarakat mengenai prinsip-prinsip rekrutmen Akpol 2026.

Sehingga, kata dia lagi, agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait adanya jalur khusus atau kuota tertentu.

"Akpol tahun ini hanya melalui satu jalur yaitu jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain atau kuota lainnya seperti kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan lainnya," ulang Irjen Pol. Anwar.

Dia menilai pola rekrutmen yang diterapkan Polri kini sudah sesuai harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim KPRB yang selama ini ikut memonitoring pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Irjen Pol. Anwar meminta seluruh jajaran untuk menyampaikan informasi itu ke publik sehingga pelaksanaan seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 bisa berjalan sesuai prinsip BETAH dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Polisi Gandeng Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Motor
Maruli Simanjuntak Hadiri Taklimat Presiden RI untuk 1.095 Pasis TNI-Polri
Polres Pematangsiantar Serahkan Bantuan Hewan Kurban dari Kapolri dan Kapolda Sumut di Mesjid Nurul Ikhwan
Kapolri Mutasi 21 Pati dan Pamen ke Lemdiklat Polri, Ada Eks Kapolda Sumut
Rico Waas Perkuat Ketahanan Pangan dan Keamanan Lingkungan, Pastikan Pemerintah Hadir di Tengah Warga
Mulai 2027, e-BPKB Resmi Diberlakukan Nasional, Semua Proses Administrasi Kendaraan Serba Digital
komentar
beritaTerbaru