Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Bertekad Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Komitmen Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta- Ketua Umum Akar Desa Indonesia, Rifqi Nuril Huda menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak akan pernah mencapai keadilan yang sesungguhnya, apabila pemuda desa masih ditempatkan sebagai objek pembangunan, bukan sebagai pelaku utama pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Rifqi dalam Community Gathering 17Th SATU Indonesia Awards 2026 bertajuk, "Terhubung Lewat Aksi: Mengubah Langkah Kecil Komunitas Menjadi Dampak Nyata Nasional", di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Rifqi, selama ini banyak pihak berbicara mengenai bonus demografi Indonesia, namun belum cukup banyak yang memberikan perhatian terhadap potensi besar pemuda desa yang sesungguhnya menjadi fondasi sosial, ekonomi, dan budaya bangsa.
Baca Juga:
"Indonesia tidak kekurangan anak muda hebat. Indonesia tidak kekurangan ide besar. Yang masih kurang adalah keberanian untuk melihat desa sebagai pusat solusi dan pemuda desa sebagai penggerak perubahan," ujar Rifqi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,22 juta jiwa pada tahun 2024 atau sekitar 22,99 persen dari total penduduk Indonesia.
Baca Juga:
Data yang sama menunjukkan bahwa sebagian besar pemuda Indonesia berada pada usia produktif yang akan menentukan arah pembangunan nasional dalam beberapa dekade mendatang.
Rifqi menilai bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan kekuatan sosial yang sangat besar apabila dikelola melalui pendidikan, pemberdayaan, kolaborasi, dan penguatan kepemimpinan di tingkat akar rumput.
"Kalau kita berbicara tentang masa depan Indonesia, maka kita harus berbicara tentang desa. Dan kalau kita berbicara tentang desa, maka kita harus berbicara tentang pemuda desa," katanya.
Melalui Akar Desa Indonesia, Rifqi bersama jaringan pemuda desa dari berbagai daerah terus mendorong berbagai gerakan pemberdayaan masyarakat, pendidikan publik, penguatan ketahanan pangan, transisi energi, keadilan iklim, pengembangan kepemimpinan pemuda desa, hingga promosi tokoh-tokoh inspiratif dari desa.
Bagi Rifqi, desa bukanlah wilayah pinggiran yang menunggu bantuan dari luar, melainkan ruang tumbuh lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan bangsa. "Desa bukan halaman belakang Indonesia. Desa adalah halaman depan masa depan Indonesia," sambungnya.
Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Komitmen Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Sumut 34 menit lalu
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi VI DPRRI Andre
Medan 3 jam lalu
Ribuan Warga Padati Stadion Teladan, Rico Waas Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Medan.
Medan 3 jam lalu
Hadiri Maulid Nabi di Stadion Teladan, Khairul Azmi Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah.
Medan 3 jam lalu
Apel Rutin SDABMBK, Gema Halelu Isa Tekankan Disiplin Harus Tercermin Dalam Kinerja.
Medan 3 jam lalu
150 Kg Sabu Diduga Masuk dari Malaysia, Disamarkan dalam Angkutan Galon Air.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Simalungun Pagi di Simalungun terasa berbeda. Langkah kaki warga berpadu dengan sapaan dan senyum, dalam Jalan Santai Bers
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Berastagi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengabulkan permohonan peninjauangy kembali (PK) terpidana Amry KS Pelawi
Peristiwa 9 jam lalu