Senin, 28 September 2026

Community Gathering SATU Indonesia Awards 2026, Rifqi Dorong Peran Strategis Pemuda Desa

Faliruddin Lubis - Minggu, 21 Juni 2026 15:07 WIB
Community Gathering SATU Indonesia Awards 2026, Rifqi Dorong Peran Strategis Pemuda Desa
Ikhsan Fadil
Peserta dan narasumber sesi foto bersama pada kegiatan Community SATU Indonesia Awards 2026 di Melting Pot, M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2026).

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Ketua Umum Akar Desa Indonesia, Rifqi Nuril Huda menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak akan pernah mencapai keadilan yang sesungguhnya, apabila pemuda desa masih ditempatkan sebagai objek pembangunan, bukan sebagai pelaku utama pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Rifqi dalam Community Gathering 17Th SATU Indonesia Awards 2026 bertajuk, "Terhubung Lewat Aksi: Mengubah Langkah Kecil Komunitas Menjadi Dampak Nyata Nasional", di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Rifqi, selama ini banyak pihak berbicara mengenai bonus demografi Indonesia, namun belum cukup banyak yang memberikan perhatian terhadap potensi besar pemuda desa yang sesungguhnya menjadi fondasi sosial, ekonomi, dan budaya bangsa.

Baca Juga:

"Indonesia tidak kekurangan anak muda hebat. Indonesia tidak kekurangan ide besar. Yang masih kurang adalah keberanian untuk melihat desa sebagai pusat solusi dan pemuda desa sebagai penggerak perubahan," ujar Rifqi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,22 juta jiwa pada tahun 2024 atau sekitar 22,99 persen dari total penduduk Indonesia.

Baca Juga:

Data yang sama menunjukkan bahwa sebagian besar pemuda Indonesia berada pada usia produktif yang akan menentukan arah pembangunan nasional dalam beberapa dekade mendatang.

Rifqi menilai bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan kekuatan sosial yang sangat besar apabila dikelola melalui pendidikan, pemberdayaan, kolaborasi, dan penguatan kepemimpinan di tingkat akar rumput.

"Kalau kita berbicara tentang masa depan Indonesia, maka kita harus berbicara tentang desa. Dan kalau kita berbicara tentang desa, maka kita harus berbicara tentang pemuda desa," katanya.

Melalui Akar Desa Indonesia, Rifqi bersama jaringan pemuda desa dari berbagai daerah terus mendorong berbagai gerakan pemberdayaan masyarakat, pendidikan publik, penguatan ketahanan pangan, transisi energi, keadilan iklim, pengembangan kepemimpinan pemuda desa, hingga promosi tokoh-tokoh inspiratif dari desa.

Bagi Rifqi, desa bukanlah wilayah pinggiran yang menunggu bantuan dari luar, melainkan ruang tumbuh lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan bangsa. "Desa bukan halaman belakang Indonesia. Desa adalah halaman depan masa depan Indonesia," sambungnya.

Tags
beritaTerkait
2 Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Asal Karo Dirujuk ke RSCM Jakarta
Hingga Sore Ini, Bandara Kualanamu Tiadakan Jadwal Penerbangan Rute Jakarta
" Kisah Kita " jadi Pembuktian Duet Guru MAN 3  Lolos Final PIDI 2026 EdTech
Demo Memanas Hingga Malam, Massa Main Bakar, Lempari Pagar Gedung DPR RI
Selangkah Lagi Pecah Bintang, Kombes Pol Reynold Hutagalung Kini Menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat
Dibongkar! Komplotan Pemalsu Meterai Raup Ratusan Juta Dalam 2 Tahun
komentar
beritaTerbaru