Minggu, 09 Agustus 2026

Community Gathering SATU Indonesia Awards 2026, Rifqi Dorong Peran Strategis Pemuda Desa

Faliruddin Lubis - Minggu, 21 Juni 2026 15:07 WIB
Community Gathering SATU Indonesia Awards 2026, Rifqi Dorong Peran Strategis Pemuda Desa
Ikhsan Fadil
Peserta dan narasumber sesi foto bersama pada kegiatan Community SATU Indonesia Awards 2026 di Melting Pot, M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2026).

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Ketua Umum Akar Desa Indonesia, Rifqi Nuril Huda menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak akan pernah mencapai keadilan yang sesungguhnya, apabila pemuda desa masih ditempatkan sebagai objek pembangunan, bukan sebagai pelaku utama pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Rifqi dalam Community Gathering 17Th SATU Indonesia Awards 2026 bertajuk, "Terhubung Lewat Aksi: Mengubah Langkah Kecil Komunitas Menjadi Dampak Nyata Nasional", di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Rifqi, selama ini banyak pihak berbicara mengenai bonus demografi Indonesia, namun belum cukup banyak yang memberikan perhatian terhadap potensi besar pemuda desa yang sesungguhnya menjadi fondasi sosial, ekonomi, dan budaya bangsa.

Baca Juga:

"Indonesia tidak kekurangan anak muda hebat. Indonesia tidak kekurangan ide besar. Yang masih kurang adalah keberanian untuk melihat desa sebagai pusat solusi dan pemuda desa sebagai penggerak perubahan," ujar Rifqi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,22 juta jiwa pada tahun 2024 atau sekitar 22,99 persen dari total penduduk Indonesia.

Baca Juga:

Data yang sama menunjukkan bahwa sebagian besar pemuda Indonesia berada pada usia produktif yang akan menentukan arah pembangunan nasional dalam beberapa dekade mendatang.

Rifqi menilai bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan kekuatan sosial yang sangat besar apabila dikelola melalui pendidikan, pemberdayaan, kolaborasi, dan penguatan kepemimpinan di tingkat akar rumput.

"Kalau kita berbicara tentang masa depan Indonesia, maka kita harus berbicara tentang desa. Dan kalau kita berbicara tentang desa, maka kita harus berbicara tentang pemuda desa," katanya.

Melalui Akar Desa Indonesia, Rifqi bersama jaringan pemuda desa dari berbagai daerah terus mendorong berbagai gerakan pemberdayaan masyarakat, pendidikan publik, penguatan ketahanan pangan, transisi energi, keadilan iklim, pengembangan kepemimpinan pemuda desa, hingga promosi tokoh-tokoh inspiratif dari desa.

Bagi Rifqi, desa bukanlah wilayah pinggiran yang menunggu bantuan dari luar, melainkan ruang tumbuh lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan bangsa. "Desa bukan halaman belakang Indonesia. Desa adalah halaman depan masa depan Indonesia," sambungnya.

Tags
beritaTerkait
Siswi MTsN 3 Medan Wakili Kota Medan pada Jambore Nasional XII Cibubur
Ratusan Senjata dan Amunisi Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah, Ada Juga Narkoba dan CD Porno
Keluarga Hingga Rekan Hadiri Pemakaman Jenazah Diding Boneng
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi, Positif Sabu saat Terbangkan Pesawat
BTN Indonesia Fashion Week 2026, Karya Desainer Deli Serdang Tampil di Panggung Nasional
Maruli Siahaan: Tegakkan Hukum Secara Tegas, Tolak Provokasi SARA, Jaga Persatuan Bangsa
komentar
beritaTerbaru