Selasa, 25 Agustus 2026

Presiden Trump Girang Segera Terbang Pakai Air Force One Hadiah dari Qatar

Faliruddin Lubis - Rabu, 01 Juli 2026 23:50 WIB
Presiden Trump Girang Segera Terbang Pakai Air Force One Hadiah dari Qatar
Reuters
Trump Girang Segera Terbang Pakai Air Force One Hadiah dari Qatar:

POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan kesannya saat hendak melakukan penerbangan pertama dengan pesawat Air Force One barunya yang merupakan hadiah kenegaraan dari pemerintah Qatar. Dia mengaku senang dan berterima kasih kepada Qatar atas hadiah jet mewah tersebut.

Dilansir AFP, Rabu (1/7/2026), Trump memuji pesawat tersebut. Hal itu disampaikan Trump kepada para jurnalis yang bepergian bersamanya menjelang perjalanan ke North Dakota menggunakan pesawat itu.

"(AS) tidak dapat membangun pesawat seperti ini," kata Trump.

Baca Juga:

"Sejujurnya, saya senang dengan penerbangan pertama ini. Belum pernah ada yang melihat yang seperti ini," sambung Trump.

Trump menyebut pesawat itu didesain khusus sesuai kebutuhan dirinya sebagai presiden. Termasuk dari segi keamanan dan fitur tambahan.

Baca Juga:

"Mereka baru saja menyelesaikannya. Mereka membuatnya sesuai untuk seorang presiden, itu berarti keamanan dan semua fitur tambahan yang mereka pasang. Hal-hal yang sangat kompleks, tetapi itu benar-benar sesuatu yang luar biasa," kata Trump di Pangkalan Gabungan Andrews dekat Washington.

Para kritikus sebelumnya mengangkat sejumlah kekhawatiran etis, konstitusional, dan keamanan tentang pemberian pesawat senilai ratusan juta dolar oleh kekuatan asing seperti Qatar.

Emirat Teluk yang kaya raya ini, yang juga memainkan peran kunci sebagai mediator dalam pembicaraan antara AS dan Iran, menyumbangkan jet tersebut tahun lalu. Sejak itu, jet tersebut telah menjalani modifikasi dan pengujian besar-besaran.

Penerbangan pertama juga terjadi hanya sehari setelah Trump menghadapi pengawasan etis lebih lanjut atas pengajuan yang menunjukkan bahwa ia memperoleh sekitar 1,2 miliar dolar dari usaha mata uang kripto keluarganya pada tahun pertamanya kembali berkuasa.

Namun Trump menolak anggapan ketidakpantasan apa pun, dengan mengatakan bahwa biaya bagi pembayar pajak AS untuk mengadaptasi jet Qatar sangat kecil dibandingkan dengan biaya yang akan dikeluarkan jika kita melakukannya dengan cara yang berbeda.

"Terus terang, kami tidak bisa membangun pesawat seperti ini karena kami tidak mau mengeluarkan uang sebanyak itu. Mereka mengeluarkan uang yang sangat banyak," kata Trump kepada wartawan.

Pesawat itu akan berfungsi sebagai solusi sementara sampai Boeing mengirimkan dua pesawat Air Force One baru yang dirancang khusus, yang diperkirakan akan dikirimkan dalam dua tahun setelah serangkaian penundaan dan pembengkakan biaya.(DetikNews)

Tags
beritaTerkait
Pesawat Tempur Sukhoi Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Pelaku Pembakaran Hutan
SBY Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara HUT RI di Istana, Sampaikan Permohonan Maaf ke Masyarakat Indonesia
Mengenal Lebih Dekat Sosok Ipda Purnomo, Rawat 7.000 ODGJ Selama 10 Tahun, Langsung Dipanggil Presiden Prabowo
Dandim 0201/Medan Ikuti Vidcon Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih Bersama Presiden Prabowo
Dengar Pidato Kenegaraan Presiden, Wakil Bupati Asahan Ajak Masyarakat Sukseskan Program Pemerintah Pusat
komentar
beritaTerbaru