Rangkaian rute perjalanan lapangan tersebut meliputi Klaster Arkeologi dan Prasejarah Dunia di Kota Tampan berupa Galeri Geopark dan Museum Arkeologi Lenggong, klaster eksplorasi formasi batuan kapur karst kuno yang meliputi Gua Kajang (gua pertama yang dieksplorasi arkeolog) serta Gua Gunung Runtuh, lokasi penemuan fosil manusia prasejarah utuh tertua di Asia Tenggara, yaitu Perak Man, serta klaster geologi dan jejak vulkanologi purba yang meliputi debu vulkanik gunung Toba.
Yang terakhir ini merupakan destinasi inti yang sesuai dengan sub-tema konferensi. Delegasi meninjau langsung lapisan tanah yang membuktikan sebaran abu vulkanik super dahsyat akibat letusan gunung Toba purba di Sumatera.
Baca Juga:
Selain itu, dilakukan juga peninjauan ke Gua Badak untuk menyaksikan batuan marmer purba (marble) sekaligus melihat lukisan dinding gua kuno asli karya suku pribumi Negrito. Klaster geo-bio-culture dan komunitas lokal ditelusuri ke "Mini Amazon" Kampung Beng.
Di sini didapati keanekaragaman hayati perairan tawar dengan menggunakan perahu tradisional. Dan yang terakhir adalah kunjungan budaya langsung ke pemukiman masyarakat adat setempat untuk melihat implementasi pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.
Baca Juga:
Berliana Purba, praktisi dan inisiator pemberdayaan UMKM di Kaldera Toba, menyatakan, pengakuan Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark telah membuka peluang bagi berkembangnya produk-produk lokal yang lahir dari identitas kawasan.
Saat ini, Berliana sedang mempersiapkan festival kopi internasional yang digelar di Kaldera Toba. Pengasas tujuan wisata Seribu Gua di Humbang Hasundutan ini juga melihat pentingnya memahami kedudukan masyarakat lokal dalam pengelolaan kawasan geopark, sehingga pemberdayaan melalui pariwisata dan indutri kreatif adalah blueprint yang harus dikerjakan.
"Melalui pengembangan geoproduk kopi toba dan teh simarbosibosi, saya telah merasakan manfaat nyata dari jejaring geopark dunia. Produk kopi yang saya kembangkan telah dipilih oleh PT Fresh Vegetable Market Ltd. untuk menjadi bagian dari portofolio produk perusahaan tersebut," sebutnya.
Berliana juga mengusulkan agar ke depan setiap geopark seharusnya memiliki geomart, yaitu ruang yang memasarkan geoproduk masyarakat setempat kepada dunia. Tidak hanya kerajinan tangan, tetapi juga geofood, sajian kuliner yang memanfaatkan kekayaan alam dan budaya kawasan geopark.
"Peluangnya sangat besar di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat dunia terhadap produk-produk alami dan berkelanjutan, wellness tourism, dan gaya hidup back to nature," katanya.
Pada akhirnya, pemimpin yang dinanti pun tiba di Tasik Raban. Timbalan Menteri Dalam Negeri Perak sekaligus Ahli Parlimen Lenggong, Datuk Seri Dr Shamsul Anuar Nasarah, menyampaikan ungkapan penghargaan dan terimakasih kepada seluruh panitia dan peserta. Selepas itu, dia secara resmi menyatakan bahwa The 7th Geofest 2026 ditutup.
Tags
beritaTerkait
komentar