Penyelesaian pekerjaan ini juga tidak terlepas dari dukungan dari Kementerian PU, PT Hutama Karya (Persero) dan pemangku kepentingan terkait.
Koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait di tingkat pusat maupun daerah, serta dukungan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan, turut memperlancar pelaksanaan di lapangan mulai dari tahap persiapan hingga penyelesaian. Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat pemulihan akses pada kedua jalur.
Baca Juga:
.jpeg)
Kembali beroperasinya kedua jalur tersebut memberikan kemudahan bagi kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik untuk melintasi sejumlah wilayah di Sumatra Barat. Pemulihan akses ini juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana.
Baca Juga:
Meskipun jalur telah kembali dibuka seperti sedia kala, pengguna jalan tetap diimbau untuk berhati-hati, mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
Pengemudi angkutan barang juga diminta untuk mematuhi ketentuan batas dimensi dan muatan kendaraan guna menjaga keselamatan serta keberlanjutan kondisi jalan.
"Penanganan pascabencana di Jalur Lembah Anai dan Malalak ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas, mendorong pemerataan pembangunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
HKI berharap pembukaan kembali kedua jalur tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan logistik, serta membantu pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Sumatra Barat," tutup Resnu.(WIK/REL)
Tags
beritaTerkait
komentar