Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Permudah Akses Warga Medan Polonia
Jembatan Perintis Garuda resmi difungsikan, mempermudah akses warga di Medan Polonia.
Medan 22 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sinergi antara Satgas Bais Tanjung Balai Asahan (TBA) dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA dan TPPO) Polda Sumatera Utara kembali membuahkan hasil.
Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural alias ilegal, yang hendak diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur laut.
Keberhasilan operasi tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut, Kamis (11/6/2026), sebagai bentuk komitmen aparat dalam memberantas praktik pengiriman pekerja migran ilegal dan tindak pidana perdagangan orang di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Baca Juga:
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, Direktur PPA dan TPPO Polda Sumut Kombes Pol Kristinattara Wahyuningrum, Kepala BP3MI Sumatera Utara Kombes Pol Budi Novijanto, serta Dantim-1 Bais Tanjung Balai Asahan Kapten Cke Mahmudin Harahap.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen yang diperoleh Satgas Bais Tanjung Balai Asahan terkait adanya rencana pemberangkatan sejumlah WNI secara nonprosedural ke Malaysia melalui perairan Tanjung Balai. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut melalui serangkaian penyelidikan dan pemantauan di lapangan.
Baca Juga:
Berkat koordinasi yang intens dan pertukaran informasi yang cepat antara Bais TBA dan Polda Sumut, tim gabungan berhasil mengidentifikasi keberangkatan sebuah kapal kayu yang diduga digunakan sebagai sarana penyelundupan PMI nonprosedural dari kawasan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.
Tidak menunggu lama, tim gabungan langsung melakukan pengejaran setelah memperoleh informasi kapal telah bergerak menuju perairan internasional dengan tujuan Malaysia.
Pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, operasi gabungan tersebut berhasil membuahkan hasil. Kapal kayu yang membawa para calon pekerja migran berhasil dicegat di perairan Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan.
Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang tekong kapal beserta empat anak buah kapal yang diduga berperan dalam proses pengangkutan. Selain itu, delapan warga negara Indonesia yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia juga berhasil diselamatkan sebelum meninggalkan wilayah Indonesia.
Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata efektivitas kolaborasi antara unsur intelijen dan penegak hukum dalam memutus mata rantai pengiriman PMI nonprosedural yang selama ini kerap memanfaatkan jalur laut di kawasan pantai timur Sumatera Utara.
Jembatan Perintis Garuda resmi difungsikan, mempermudah akses warga di Medan Polonia.
Medan 22 menit lalu
Yusril Ihza Mahendra bilang menangkap begal itu hanya wewenang polisi, warga bisa tanggung sendiri akibat main hakim sendiri.
Viral 28 menit lalu
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersinergi mendukung Rembug Stunting di Dolok Ilir II sebagai wujud kepedulian untuk generasi sehat.
Sumut 43 menit lalu
Gelar Operasi Pekat Toba 2026, Polsek Sibabangun Amankan Pelaku Pungli di Jembatan Anggoli.
Sumut 50 menit lalu
Mengenal dari dekat sosok Mgr. Alfred Gonti Pius Datubara, O.F.M. Cap.
Profil 58 menit lalu
Duel Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Tim Terluka itu Berbahaya.
Sport satu jam lalu
Pensiunan PNS Asal Asahan Kehilangan Rp101 Juta di Rekening Bank BRI.
Sumut satu jam lalu
Kinerja Polres Siak dinilai tak maksimal hingga Polda Riau diminta ambil alih kasus kematian dr Alex Situmorang yang tewas di semaksemak.
Peristiwa satu jam lalu
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang&ndashBetung
Inter-Nasional 2 jam lalu
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka.
Kriminal 3 jam lalu