Selasa, 08 September 2026

Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Faliruddin Lubis - Senin, 07 September 2026 22:44 WIB
Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
IST

Penanganan pada lokasi ini melibatkan setidaknya 81 karyawan dan 315 tenaga kerja.

Selanjutnya, pada Ruas Jalan Nasional Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues - Blangkejeren (PPK 3.4), Hutama Karya menangani 23 titik terdampak bencana pada ruas jalan sepanjang 123 kilometer, dengan total panjang penanganan efektif 2,7 kilometer.

Baca Juga:

Penanganan tersebut mencakup tujuh titik longsor dan satu jembatan pada Ruas Jalan N22 Aceh Tengah–Blangkejeren, serta 15 titik longsor pada Ruas Jalan N23 Blangkejeren–Aceh Tenggara.

Pekerjaan yang dilakukan mencakup pemasangan precast buis beton, beton siklop FC15, dinding penahan beton, serta timbunan pilihan.

Baca Juga:

Penanganan tersebut dilakukan untuk memperkuat dan meningkatkan stabilitas badan jalan pada titik terdampak sehingga ruas jalan dapat dipulihkan sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Pekerjaan telah dimulai sejak 6 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 46,17%, dengan dukungan sekitar 130 karyawan dan 190 tenaga kerja.

Sementara itu, Ruas Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5), dilakukan penanganan pada enam titik yang terdiri atas dua jembatan dan empat titik longsor, dengan total panjang penanganan mencapai 3.775 meter.

Titik penanganan tersebut meliputi Longsor daerah Ketambe sepanjang 325 meter, longsor daerah Kafetingir 1.072 meter, Longsor daerah Bener Berpapah 500 meter, Jembatan Penanggalan 793 meter, Jembatan Mengkudu 410 meter, serta longsor daerah Lawe Ger-ger 675 meter.

Pekerjaan pada ruas tersebut mencakup drainase, box culvert, pekerjaan tanah, perkerasan jalan, pembangunan struktur penahan tanah berupa DPT dan bore pile, serta pembangunan jembatan rangka baja.

Rangkaian pekerjaan tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur jalan dan stabilitas lereng serta meningkatkan keandalan infrastruktur pada titik-titik terdampak, sehingga konektivitas antarkawasan dapat kembali berjalan dengan lebih baik.

Tags
beritaTerkait
Bertahun-tahun Dikepung Genangan Air, Warga Gang Pelita II Medan Maimun Minta Wali Kota Medan Turun Tangan
Ngeri...2 Peramprok Beraksi di Warung Aceh Medan Amplas Terekam CCTV
Bupati Bujuk Kartini Berobat, Harapan Siti untuk Kesembuhan Ibunya Kembali Tumbuh
Bupati Hadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar dan Tinjau RTLH
Salak Deli Kini Layani Adminduk Secara Mandiri, Masyarakat tak Perlu ke Kantor
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Tinjau Kondisi Jalan Drainase Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan
komentar
beritaTerbaru