Rabu, 28 Oktober 2026

Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Faliruddin Lubis - Senin, 07 September 2026 22:44 WIB
Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
IST

POSMETRO MEDAN, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus mempercepat penanganan tanggap darurat pada infrastruktur jalan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Penanganan dilakukan melalui pekerjaan pada sejumlah titik longsor, jembatan, serta infrastruktur penyediaan air minum guna mendukung pemulihan konektivitas, mobilitas, dan layanan dasar masyarakat di wilayah terdampak.

Ruang lingkup penanganan pada sektor jalan dilakukan dengan perkuatan lereng dan badan jalan menggunakan DPT, blok beton, bore pile, drainase, box culvert, perkerasan, serta pekerjaan jembatan sesuai dengan karakteristik masing-masing titik.

Baca Juga:

Sementara pada sektor air minum, penanganan dilakukan melalui pembersihan fasilitas, pembangunan sumur bor sebagai sumber air, rehabilitasi IPA eksisting, serta pembangunan IPA baru.

Hutama Karya menangani tiga ruas jalan nasional yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Bina Marga (BM), yaitu: SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3); Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues - Blangkejeren (PPK 3.4); serta Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5).

Baca Juga:

Sementara pada sektor Direktorat Jenderal Cipta Karya, Hutama Karya turut menangani SPAM pascabencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

Pada Jalan Nasional Provinsi Aceh Ruas SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3), terdapat 28 titik penanganan tanggap darurat sepanjang 82,4 kilometer, yang terdiri atas 24 titik penanganan longsor dan 4 titik perbaikan jembatan.

Ruang lingkup pekerjaan penanganan tanggap darurat ini meliputi penanganan jembatan, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), pemasangan blok beton, serta pekerjaan bore pile.

Penanganan tersebut bertujuan untuk memperkuat lereng dan badan jalan pada titik - titik yang terdampak langsung oleh bencana, serta mendukung pemulihan fungsi ruas jalan dan konektivitas masyarakat.

Pekerjaan pada ruas tersebut dilaksanakan sejak 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progress fisik telah mencapai 58,78%, dimana 8 dari 28 titik telah selesai, terdiri atas dua titik blok beton, dua titik DPT, tiga titik shotcrete, dan satu titik jembatan.

Tags
beritaTerkait
Pemko Sibolga Ikuti FGD Perencanaan Rehabilitasi Pascabencana dan Pembangunan TPST
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek Pengedar Diringkus, Barak Narkoba Dibumi Hanguskan
Kerjasama Berbagai Bidang, Kejati Sumut, Aceh dan Riau Teken PKS dengan Kodaeral I
Warga Perumnas Mandala Apresiasi Langkah Cepat Bupati Deli Serdang Perbaiki Jalan
Jalan Parbarakan Diperbaiki, Warga: Waktu Tempuh ke Kecamatan Hanya 10 Menit
Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Vape Narkoba di THM
komentar
beritaTerbaru